Bayi Lahir 6,3 Kg, 10 Bulan Dikandung Akibat Orangtua Miskin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi. dailyalternative.co.uk

    Ilustrasi bayi. dailyalternative.co.uk

    TEMPO.CO, Manado - Cerita miris mengiringi kelahiran bayi perempuan berbobot 6,3 kilogram yang lahir di Rumah Sakit Pancaran Kasih, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat, 13 Januari 2017.

    Terlahir dari keluarga Benhard Tamboto-Yunita Tamboto warga Desa Borgo, Kelurahan Tanawangko, Kecamatan Tombariri, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara (Sulut), ternyata bayi yang hingga saat ini masih berada di inkubator Ruang NICU Rumah Sakit Prof Kandou Manado ini terpaksa harus berada di dalam kandungan selama 10 bulan atau lebih 1 bulan dari masa kandungan normal selama 9 bulan tersebut.

    Hal ini diakui ibu berbobot 6,3 kg tersebut, Yunita Tamboto. Menurut Yunita, karena terbentur biaya persalinan takut masuk ke rumah sakit saat usia kandungan sudah masuk 9 bulan. "Suami saya (Benhard Tamboto) hanya tukang bangunan yang kerjanya tidak tetap. Kami takut, biaya ke rumah sakit besar sehingga mau bayar bagaimana," ujar Yunita.

    Yunita mengakui dia akhirnya ke rumah sakit setelah ada dorongan dari keluarga untuk melakukan operasi, mengingat usia kandungan yang telah lewat bulan tersebut.

    Tak sampai di situ, kegelisahan Benhard Tamboto bertambah. Setelah operasi caesar di RS Pancaran Kasih, ternyata anak keduanya yang punya bobot lebih ini, mengalami sesak napas dan harus dibawa ke RS Prof Kandou Malalayang untuk dimasukan ke dalam ruang inkubator.

    "Saya masih bingung, mau bayar biaya operasi istri, sekarang juga harus pikir anak saya yang di inkubator," ujar Benhard.

    Benhard tidak memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional untuk orang tidak mampu. Dia baru mengurus BPJS Kesehatan di Tondano karena wilayah domisilinya di Minahasa. Namun, hingga kini kartu BPJS belum ada.

    "Kasihan, kami orang tidak mampu dan tidak mengerti dengan soal-soal pemerintah. Saya sudah usahakan urus BPJS tapi belum dapat. Mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah," kata Benhard.

    Kondisi anak Benhard yang berbobot 6,3 kilogram ini tercatat menjadi bayi terbesar di Kota Manado, setelah dalam rekam medis bayi terbesar sebelumnya hanya berada di bobot 5,2 kilogram.

    ISA ANSHAR JUSUF

    Berita lain:
    Tabrakan Tronton dan Luxio di Tol Cipali, 7 Orang Meninggal
    Ira Koesno Tampil Cantik di Debat Pilkada DKI, Ada Aturan Usia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.