Petugas KLHK Tangkap 2 Terduga Perambah Hutan di Pelalawan  

Daerah aliran Sungai Kampar, Kabupaten Pelalawan, Riau. ANTARA/FB Anggoro

TEMPO.COPekanbaru - Petugas Balai Penegakan Hukum Sumatera Seksi Wilayah II Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menangkap dua terduga pelaku perambah hutan di kawasan hutan alam Kepungan Sialang Keputihan, Kecamatan Bunut, Pelalawan, Riau. Bersama pelaku disita juga satu unit alat berat (ekskavator).

"Ekskavator itu digunakan untuk perambahan kawasan hutan," kata Kepala Seksi Wilayah II Balai Penegakan Hukum Sumatera Eduwar Hutapea, Sabtu, 14 Januari 2017.

Eduwar mengatakan dua pelaku dan alat berat tersebut ditangkap petugas saat operasi gabungan pencegahan perusakan hutan pada Jumat, 13 Januari 2013, sekira pukul 23.00. Dua pelaku berinisial N, 44 tahun, yang bertugas sebagai operator alat berat; dan N, 38 tahun, sebagai pekerja. Petugas juga menyita 180 liter BBM jenis solar, parang, dan telepon seluler milik perambah.

"Petugas juga menemukan bibit kelapa sawit siap tanam di lokasi tersebut," ujar Eduwar.

Menurut Eduwar, operasi yang melibatkan personel gabungan Balai Penegakan Hukum Sumatera, Komando Resor Militer 031 Wirabima, dan Brimob Kepolisian Daerah Riau itu merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas perambahan di kawasan tersebut.

Namun saat perjalanan pulang menuju Pekanbaru, kata Eduwar, petugas sempat dihadang puluhan warga yang diduga dikerahkan pelaku perambahan. Petugas juga menemukan ranjau paku yang ditutupi dedaunan di sepanjang lintasan truk pengangkut dan kendaraan tim yang sengaja disebar untuk menghalangi operasi.

"Sepanjang perjalanan, kendaraan tim operasi juga dibuntuti mobil jenis sedan yang diduga ada kaitannya dengan pengamanan alat berat," tuturnya.

Saat ini, kata dia, alat berat telah diamankan di kantor Balai Penegakan Hukum Sumatera Seksi Wilayah II di Jalan H.R. Subrantas, Kilometer 8,5, Panam, Pekanbaru, untuk diserahkan kepada penyidik. Kepada penyidik, pelaku mengaku alat berat itu telah bekerja selama empat hari untuk melakukan pembersihan (stacking). Rencananya, kawasan itu bakal ditanami kelapa sawit.

Sebelumnya, Eduwar menambahkan, berdasarkan informasi dari masyarakat, di lokasi itu telah berlangsung illegal logging untuk mengeluarkan kayu hutan jenis kayu alam. Petugas juga menemukan bekas tebangan kayu dengan diameter sedang hingga besar lebih-kurang 70 sentimeter.

"Hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan untuk pengembangan kasus perambahan dan illegal logging yang dimaksud," ucapnya.

RIYAN NOFITRA

Baca juga: 
Debat Pilkada DKI, Ahok Berharap Debat Kedua Lebih Bermutu
Kapolri Tito Karnavian: Kasus Makar Tidak Boleh Diintervensi






Begini Besaran Tarif Ojek Online Naik Mulai Lusa: Sebagian Pengemudi Ojol Pekanbaru Senang

26 hari lalu

Begini Besaran Tarif Ojek Online Naik Mulai Lusa: Sebagian Pengemudi Ojol Pekanbaru Senang

Kebijakan tarif ojek online baru diumumkan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno dalam konferensi pers virtual, kemarin.


UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

27 Juni 2022

UB Kukuhkan Siti Nurbaya Menjadi Profesor Kehormatan

Senat Akademik Universitas Brawijaya (UB) mengukuhkan Siti Nurbaya Bakar, sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Alam.


Berumur 238 Tahun, Begini Asal-usul Kota Pekanbaru

23 Juni 2022

Berumur 238 Tahun, Begini Asal-usul Kota Pekanbaru

Nama Kota Pekanbaru dahulu dikenal dengan nama Senapelan


Kedai Kopi Kim Teng, Peninggalan Pejuang Kemerdekaan di Pekanbaru

16 Juni 2022

Kedai Kopi Kim Teng, Peninggalan Pejuang Kemerdekaan di Pekanbaru

Jangan mengaku pernah ke Kota Pekanbaru jika belum singgah ke Kedai Kopi Kim Teng yang berdiri pada 1950.


Krisis Pangan Dunia, Jokowi Cerita Dihubungi PM yang Minta Minyak Goreng

14 Juni 2022

Krisis Pangan Dunia, Jokowi Cerita Dihubungi PM yang Minta Minyak Goreng

Jokowi menyatakan sempat dihubungi perdana menteri sebuah negara yang meminta Indonesia mengekspor minyak goreng ke sana.


Hadiah Kalpataru untuk Pelestari Hutan di Kaki Gunung Lemongan

6 Juni 2022

Hadiah Kalpataru untuk Pelestari Hutan di Kaki Gunung Lemongan

Kisah peraih Kalpataru ketegori Perintis Lingkungan: 26 tahun lalu prihatin hutan hanya ilalang yang silih berganti terbakar dan longsor.


Jaringan Independen Khawatir Hutan Jawa Dibuka untuk Jalan Tol

4 Juni 2022

Jaringan Independen Khawatir Hutan Jawa Dibuka untuk Jalan Tol

Jaringan Pengawas Independen Kehutanan mempertanyakan langkah pemerintah menerbitkan aturan mengenai pengelolaan khusus kawasan Hutan Jawa.


Rawan Konflik, Serikat Pekerja Perhutani Tolak SK KLHK Soal Hutan Jawa

29 Mei 2022

Rawan Konflik, Serikat Pekerja Perhutani Tolak SK KLHK Soal Hutan Jawa

SK KLHK itu mengatur hutan negara yang berlokasi di Jawa di bawah Perhutani akan diambil alih untuk dikelola secara khusus.


Buka MTQ ke 54, Wali Kota Bersyukur Buta Aksara Quran Tinggal Sedikit

13 Maret 2022

Buka MTQ ke 54, Wali Kota Bersyukur Buta Aksara Quran Tinggal Sedikit

Buta aksara Quran sebanyak 35 persen pada 2012 kini tinggal sekitar 3-4 persen.


Mengenal Guardian, Kecerdasan Buatan Pendeteksi Penebangan Liar dengan Suara

23 Desember 2021

Mengenal Guardian, Kecerdasan Buatan Pendeteksi Penebangan Liar dengan Suara

Teknologi kecerdasan buatan ini akan memilah berbagai jenis suara, seperti suara kendaraan, suara penebangan, dan suara tembakan.