Pertamina Mulai Pasarkan BBM Dexlite di Kawasan Timur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dalam launching Dexlite di SPBU Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 15 April 2016. TEMPO/Vindry Florentin

    Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dalam launching Dexlite di SPBU Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 15 April 2016. TEMPO/Vindry Florentin

    TEMPO.CO, Makassar - PT Pertamina (Persero) akhirnya meluncurkan bahan bakar minyak kelas menengah berjenis Dexlite di Kota Makassar. Untuk pemasarannya, Dexlite hanya didistribusikan ke lima SPBU lebih dulu.

    ”Kota Makassar adalah kota pertama di Indonesia bagian timur yang meluncurkan Dexlite,” ucap General Manager Marketing Operation Region VII Sulawesi PT Pertamina, Tengku Badarsyah, Rabu, 11 Januari 2017.

    Baca: Jonan Bandingkan Industri Kilang Minyak dengan Facebook

    Tengku menjelaskan, Dexlite merupakan bahan bakar untuk kendaraan diesel. Sebab, kata dia, kadar cetane number-nya minimal 51 dan sulfur content-nya hanya sebesar 1.200 ppm. “Jadi, spesifikasi ini sangat cocok bagi kendaraan diesel dengan teknologi yang lebih mutakhir,” tutur Tengku.

    Adapun untuk wilayah Makassar, menurut dia, Dexlite hanya tersedia di SPBU 74.90203 di Jalan Alauddin dengan harga Rp 7.350 per liter. Kendati demikian, ia mengaku pihaknya juga bakal menyebarkan di SPBU lainnya.

    Sebab, kata Tengku, penjualan Dexlite yang terus meningkat secara nasional, sehingga Pertamina optimistis produk ini akan mendapat sambutan positif oleh konsumen di Makassar.

    Saat ini Pertamina telah menjual sebanyak 115.292.000 liter Dexlite di seluruh Indonesia dan tersebar di 812 SPBU sejak diluncurkannya pada pada April 2016.

    Baca: Pertamina Klaim Rugi karena Harga Premium Tak Naik

    “Target kita sampai pertengahan 2017 sekitar 40–50 SPBU yang akan melayani Dexlite, Makassar yang menjadi prioritas,” kata Tengku.

    Selain Makassar, Pertamina bakal meluncurkan di beberapa kabupaten/kota di wilayah timur, termasuk Palu, Kendari, dan Manado pada Maret 2017.

    DIDIT HARIYADI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?