Jumat, 23 Februari 2018

GNPF MUI Rencanakan Aksi Besar Lagi pada 11 Februari  

Oleh :

Tempo.co

Rabu, 11 Januari 2017 20:31 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • GNPF MUI Rencanakan Aksi Besar Lagi pada 11 Februari  

    Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan) berjabat tangan dengan Ketua Front Pembela Islam Rizieq Shihab ketika melakukan audiensi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, 11 Januari 2017. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) berencana menggelar aksi pengerahan massa kembali pada Februari. Hal ini disampaikan oleh penasihat GNPF-MUI, Rizieq Syihab, saat berkunjung ke Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 11 Januari 2017. 

    Menurut Rizieq, GNPF MUI berencana menggelar doa bersama pada 11 Februari 2016. Dalam aksi itu, GNPF MUI akan berdoa demi tercapainya keamanan pemilihan umum kepala daerah di Jakarta. “Supaya DKI ke depan mendapatkan kondisi yang insya Allah lebih baik,” ucapnya. 

    Selain doa bersama soal pilkada, GNPF MUI akan melakukan aksi jalan sehat 212. “Boleh kan ulama ikut jalan sehat?” ucap Rizieq, yang juga imam besar Front Pembela Islam. 

    Rencananya, ujar dia, rute jalan sehat diawali dari tugu Monumen Nasional ke Bundaran Hotel Indonesia. “Ingat, jalan sehat 212 tanggal 11 Februari,” tuturnya. 

    GNPF MUI sebelumnya telah melakukan tiga kali aksi besar sejak Oktober 2016. Dalam setiap aksinya mereka menyuarakan agar Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama dihukum karena diduga menistakan agama. 

    Aksi pertama GNPF MUI dilakukan di depan Kantor Gubernur DKI Jakarta Oktober 2016. Sebulan kemudian, mereka menggelar unjuk rasa di depan Istana Negara. Aksi terakhir dilakukan pada 2 Desember 2016 di kawasan Monas.

    AHMAD FAIZ

    Baca juga:
    Rizieq Akan Penuhi Panggilan Polda Jawa Barat, Asalkan...
    Kata Hamdan Zoelva tentang Sidang Kasus Penodaan Agama



     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Rizieq Shihab, 11 Tuntutan dalam 9 Bulan

    Kabar kepulangan Rizieq Shihab pada 21 Februari 2018 membuat banyak pihak heboh karena sejak 2016, tercatat Rizieq sudah 11 kali dilaporkanke polisi.