Kesehatan Membaik, Hasyim Muzadi Beri Wejangan kepada Penjenguk

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Hasyim Muzadi. TEMPO/Imam Sukamto

    Anggota Dewan Pertimbangan Presiden, Hasyim Muzadi. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Malang - Kondisi Anggota Dewan Pertimbangan Presiden yang juga mantan Ketua Umum Pengurus Nahdlatul Ulama (PBNU), Kiai Haji Hasyim Muzadi, yang kini dirawat di Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang, mulai membaik. 

    Pendiri Pondok Pesantren Al-Hikam, Kota Malang, itu dirawat di RS Lavalette sejak Jumat pagi, 6 Januari 2017. Hasyim dirawat di ruang Saphire VIP A-6.

    Berita lain:
    Taruna Tewas Dianiaya Senior, Menteri Perhubungan Pecat Ketua STIP

    Kepala RS Lavalette Abdul Rochim mengatakan kondisi Hasyim lebih membaik dibanding saat pertama kali dirawat. Rochim menolak membeberkan penyakit yang diderita Hasyim, kecuali menyatakan pasien harus beristirahat total. 

    “Untuk sakitnya apa, nanti bisa ditanyakan kepada penanggung jawabnya sendiri, ya,” ucap Rochim, Rabu, 11 Januari 2017, setelah menemani beberapa pejabat sipil dan TNI/Polri yang membesuk Hasyim.

    Membaiknya kondisi Hasyim juga disampaikan Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Inspektur Jenderal Machfud Arifin saat keluar ruangan tempat Hasyim dirawat. “Ya, kata dokternya, kondisi beliau sudah membaik dibanding saat pertama kali dirawat. Malah beliau sempat memberikan wejangan kepada saya sebagai pejabat baru untuk menjaga persatuan dan kesatuan antarumat beragama serta rajin bersilaturahmi dengan para kiai,” ujar Machfud.

    Selain Machfud, Panglima Daerah Militer V/Brawijaya I Made Sukadana turut membesuk Hasyim hari ini. Machfud tiba di rumah sakit pada pukul 09.30 WIB. Sedangkan Made tiba di tempat yang sama pukul 10.15.

    Sebelumnya, anggota staf Hasyim, Fairouz Huda, menuturkan Hasyim hanya mengalami kelelahan.

    Pejabat sipil dan TNI/Polri yang juga turut menjenguk Hasyim adalah Kepala Kepolisian Resor Malang Kota Ajun Komisaris Besar Decky Hendarsono, Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, Kepala Detasemen Brigade Mobil Ampeldento Ajun Komisaris Besar Sunadi, Komandan Korem 083/Baladhika Jaya Kolonel (Artileri Medan) Budi Eko Mulyono, Komandan Pangkalan Angkatan Laut Malang Kolonel Gendut Sugiono, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang P. Joko Irianto, dan Komandan Distrik Militer 0833/Kota Malang Letnan Kolonel (Artileri Medan) Aprianko Suseno.

    ABDI PURMONO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.