Ini Makna Debat Versi Agus Yudhoyono

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Muyassarin, Kebayaroran Lama, Jakarta, 12 Desember 2016. Saat menghadiri Maulid, AHY tidak memberikan pidato politiknya karena di Masjid dilarang berkampanye, ia hanya menceritakan sejarah ketauladanan Nabi Muhammad SAW di hadapan jamaah yang hadir. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Agus Harimurti Yudhoyono menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Muyassarin, Kebayaroran Lama, Jakarta, 12 Desember 2016. Saat menghadiri Maulid, AHY tidak memberikan pidato politiknya karena di Masjid dilarang berkampanye, ia hanya menceritakan sejarah ketauladanan Nabi Muhammad SAW di hadapan jamaah yang hadir. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    TEMPO.COJakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Agus Harimurti Yudhoyono, mengatakan makna debat untuknya adalah sebuah acara. “Acara untuk menunjukkan seberapa besar komitmen calon pemimpin beradu gagasan,” ujarnya seusai gerilya lapangan di Kalibaru Timur, Jakarta Pusat, Selasa, 10 Januari 2017.

    Menurut dia, debat hanya bagian dari keseluruhan kampanye karena waktu yang terbatas membuat tidak banyak yang bisa didalami dari debat tersebut. Hal tersebut membuat Agus tetap melakukan gerilya di lapangan. “Yang utama adalah menyentuh langsung hati dan pikiran masyarakat.”

    Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta akan menggelar debat kandidat calon Gubernur DKI Jakarta pada Jumat, 13 Januari 2017. Debat perdana antara masing-masing calon Gubernur ini akan menggunakan konsep dialog.

    “Konsep debat yang digunakan dialog untuk pendalaman gagasan, ide, dan visi-misi program calon dengan cara menjawab pertanyaan dan menanggapi pernyataan,” kata Dahlia Umar, selaku Komisioner KPU DKI Jakarta, saat dihubungi Tempo, di Jakarta, Selasa.

    Dahlia menambahkan, pihaknya akan berfokus pada persoalan yang menjadi perhatian masyarakat. “Saya sangat siap untuk menghadapi debat tersebut, saya akan buktikan, kita akan curi poin di sana,” kata Agus. 

    AMMY HETHARIA

    Baca juga:

    Anas Urbaningrum Bantah Jadi Dalang Korupsi E-KTP
    Imparsial: Program Bela Negara Tidak Sesuai Undang-Undang


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ponsel Tanpa IMEI Terdaftar Mulai Diblokir pada 17 Agustus 2019

    Pemerintah akan memblokir telepon seluler tanpa IMEI terdaftar mulai 17 Agustus 2019 untuk membendung peredaran ponsel ilegal di pasar gelap.