Politikus NasDem: Program ILC Batal Tayang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politisi Akbar Faisal. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Politisi Akbar Faisal. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Program Indonesia Lawyer Club (ILC) yang bakal tayang di stasiun televisi TV One batal digelar, malam ini. Politikus Partai NasDem, Akbar Faisal, mengatakan pembatalan tersebut karena kondisi kesehatan Karni Ilyas, presenter ILC, menurun.

    “Saya dapat kabar beberapa menit sebelum dimulai, acara batal karena Pak Karni tekanan darahnya tinggi lalu drop,” kata Akbar, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa, 10 Januari 2017.

    Beberapa narasumber, kata Akbar, juga sudah menghadiri acara tersebut. Mereka adalah Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono dan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Rikwanto.

    Akbar menambahkan, awalnya acara tersebut bakal menggelar diskusi dengan tema makar. Ia memastikan tak ada hubungan pembatalan acara tersebut dengan tema yang akan dibawa. “Itu memang karena kesehatan Pak Karni, tidak ada yang bisa menggantikan,” katanya. Acara ini memang sudah beberapa pekan tidak tayang rutin, dan seharusnya malam ini tayang pertama setelah tahun baru 2017.

    Baca juga:
    Kasus Dugaan Makar, Rachmawati Merasa Dipojokkan

    Pembatalan tersebut juga disampaikan Karni Ilyas melalui akun Twitter-nya @karniilyas. Pembatalan tersebut, kata Karni, disebabkan alasan teknis. “Dear Pencinta ILC: dengan beribu maaf, acara ILC yg rencananya malam ini akan tayang kembali, karena alasan teknis terpaksa dibatalkan,” tulis Karni.

    Awalnya, diskusi mengenai makar bakal digelar sebagai diskusi perdana pada 2017. Rencananya, diskusi bakal digelar dan disiarkan secara langsung pukul 19.30-23.00.

    ARKHELAUS WISNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.