Demokrat dan PKS Tak Diundang PDIP, Ini Sebabnya  

Reporter

Suasana perayaan hari ulang tahun PDIP ke-44 di Jakarta Convention Center, Senayan yang dihadiri 5000 kader dan pejabat-pejabat tinggi negara, 10 Januari 2017. TEMPO/Ahmad Faiz

TEMPO.CO, Jakarta  - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan merayakan hari jadinya yang ke-44, Selasa, 10 Januari 2017. Sejumlah pimpinan partai politik hadir, namun tidak tampak perwakilan dari Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat. 

PDIP memang mengundang Partai Gerindra, namun tidak untuk PKS dan Demokrat. Gerindra pun membalas undangan itu dengan mengirimkan perwakilannya ke tempat perayaan ulang tahun PDIP di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta. 

"Kami mengundang Gerindra. Di situ kami undang partai dan tentu saja ada komunikasi politik yang lain," kata Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. 

Menurut Hasto, ada faktor keterbatasan dalam mengundang tamu-tamu untuk hadir di acara HUT PDIP. Yang diundang, kata dia, hanya partai yang ada unsur kesejarahan. "Misal, Gerindra (kami undang) karena ada kesejarahan dan sebagainya," tuturnya. 

Hasto tak mempermasalahkan meskipun perwakilan Gerindra yang datang bukan Ketua Umum Prabowo Subianto, melainkan pengurus teras lainnya. "Gerindra hadir Waketumnya," ujarnya. 

Saat disinggung soal undangan untuk PKS dan Demokrat, Hasto tidak banyak komentar. Ia hanya menyampaikan posisi politiknya harus jelas. "Yang tidak diundang, berarti tidak jelas, pak?" tanya wartawan. Hasto hanya menjawabnya dengan tertawa. 

Saat ditanya soal adakah perwakilan Partai Demokrat yang diundang, Hasto juga tidak memberi jawaban pasti. "Yang ada hanya Demokrasi Indonesia Perjuangan," kata dia lagi-lagi sambil tertawa. 

Dalam acara tersebut hadir Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Selain itu, hadir pula para ketua umum partai pendukung pemerintah, seperti Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy, Ketua Umum  PAN Zulkifli Hasan, Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum NasDem Surya Paloh, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham.

AHMAD FAIZ






Mantan Politikus PSI Rian Ernest Disebut Bakal Gabung ke Golkar

3 hari lalu

Mantan Politikus PSI Rian Ernest Disebut Bakal Gabung ke Golkar

Rian Ernest mengatakan ingin mengembangkan diri lagi di dunia politik. Berharap pilihannya berdampak baik untuk masyarakat.


Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Lagi, Terima Kasih Heru Budi untuk Trisakti dan Warga

3 hari lalu

Proyek Sodetan Ciliwung Jalan Lagi, Terima Kasih Heru Budi untuk Trisakti dan Warga

Heru Budi berterima kasih ke warga yang berkenan pindah ke rusun sehingga proyek sodetan ciliwung bisa dilanjutkan


Syarat Mendaftar Pantarlih Pemilu 2024, Apa Saja?

3 hari lalu

Syarat Mendaftar Pantarlih Pemilu 2024, Apa Saja?

Panitia Pemutakhiran Data Pemilih atau pantarlih salah satu badan yang membantu KPU


Jokowi Sebut Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, Begini Eks TGUPP DKI Bela Anies Baswedan

3 hari lalu

Jokowi Sebut Sodetan Ciliwung Mangkrak 6 Tahun, Begini Eks TGUPP DKI Bela Anies Baswedan

Presiden Jokowi menyebut proyek sodetan Kali Ciliwung mangkrak selama enam tahun. Eks TGUPP DKI membela Anies Baswedan dan menjelaskan perkaranya.


Cerita di Balik Sodetan Ciliwung, Anies Cabut Kasasi Ahok Agar Lahan Warga Dibeli Negara

5 hari lalu

Cerita di Balik Sodetan Ciliwung, Anies Cabut Kasasi Ahok Agar Lahan Warga Dibeli Negara

Proyek Sodetan Ciliwung sudah terhenti sejak 2015, saat Basuki Tjahaja Purnama masih menjabat Gubernur DKI. Terkendala pembebasan lahan.


Gabung ke Perindo, Michael Sianipar: Menjanjikan Bagi Politisi Muda yang Tak Punya Backing

5 hari lalu

Gabung ke Perindo, Michael Sianipar: Menjanjikan Bagi Politisi Muda yang Tak Punya Backing

Kenapa eks politikus PSI, Michael Victor Sianipar, bergabung dengan Partai Perindo?


Eks Ketua PSI DKI Michael Victor Sianipar Resmi Gabung ke Perindo

6 hari lalu

Eks Ketua PSI DKI Michael Victor Sianipar Resmi Gabung ke Perindo

Michael Victor Sianipar sebelumnya merupakan Ketua DPW PSI DKI Jakarta dan mantan staf khusus Ahok


PPATK Sebut Rp 1 Triliun Lebih Hasil Tambang Ilegal Mengalir ke Partai Politik

9 hari lalu

PPATK Sebut Rp 1 Triliun Lebih Hasil Tambang Ilegal Mengalir ke Partai Politik

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan atau PPATK mengungkapkan ada lebih dari Rp 1 Triliun dana hasil pertambangan ilegal yang mengalir ke partai politik.


Kronologi Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar, Kode Sudah Diberikan Jauh Hari

9 hari lalu

Kronologi Ridwan Kamil Gabung Partai Golkar, Kode Sudah Diberikan Jauh Hari

Ridwan Kamil gabung menjadi kader Partai Golkar, meski pernah gagalkan dukungan saat Kang Emil maju Pilgub Jabar lalu.


Sudah Dimulai, Simak Tahapan Pemilu 2024

11 hari lalu

Sudah Dimulai, Simak Tahapan Pemilu 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah membuka tahapan Pemilihan Umum atau Pemilu 2024