AA Gym di Pulau Pramuka: Siapa yang Tadi Gak Setuju?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • AA Gym mengisi tabligh akbar di Pulau Pramuka, Jakarta, 9 Januari 2017. ISTIMEWA

    AA Gym mengisi tabligh akbar di Pulau Pramuka, Jakarta, 9 Januari 2017. ISTIMEWA

    TEMPO.CO, Jakarta - Tablig akbar dengan pembicara utama Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, yang sempat diminta ditunda oleh sejumlah warga, berlangsung lancar. Hal itu dikatakan Aa Gym dalam video yang diunggah lewat akun Facebook-nya, Senin, 9 Januari 2017.

    Sebelum meninggalkan dermaga kapal di Pulau Pramuka, Aa Gym merekam interaksinya dengan warga. Aa Gym awalnya mengarahkan kameranya ke sebuah perahu yang ditumpangi ibu-ibu.

    Kapal itu siap berlayar ke Pulau Panggang. “Berapa jauh ke sini?” tanya Aa Gym kepada mereka. “Lima menit,” kata ibu-ibu itu dengan suara lantang. “Kalau cuma lima menit, kenapa naik perahu,” ucap Aa Gym bergurau.

    “Bagaimana kesan-kesannya ikut pengajian?” tanya Aa Gym lagi. Mereka pun serentak menjawab, “Alhamdulillah.”

    Baca: Diminta Menunda, Aa Gym Tetap Ceramah di Pulau Pramuka

    Aa Gym juga memandu mereka menyebutkan kembali isi ceramahnya, yaitu soal tekad kuat, perbanyak taubat, jauhi maksiat, tingkatkan taat, dan perbanyak manfaat. Dia lantas bertanya kepada ibu-ibu itu, apakah mereka warga asli Kepulauan Seribu. Mereka kompak menjawab iya. “Tapi kenapa katanya tadi ada yang enggak setuju? Siapa yang enggak setuju, ya?” ujar Aa Gym. “Engak ada yang bilang enggak setuju, setuju semua,” tutur seorang perempuan.

    Ketika perahu itu berlayar, Aa Gym beralih merekam warga lain. Di sela-sela mengarahkan kameranya, dia diminta berfoto bersama beberapa warga. Aa Gym juga menyapa petugas di dermaga itu, seperti dari Dinas Perhubungan, kepolisian, dan TNI.

    Sampai akhirnya, Aa Gym menaiki sebuah kapal yang disebutnya milik seorang pengusaha. “Alhamdulillah sangat menyenangkan bersilaturahmi dengan masyarakat,” katanya sambil mengarahkan kamera ke wajahnya.

    Dia juga menyinggung soal lima pengguna media sosial yang menulis keberatan atas kehadirannya di Kepulauan Seribu. “Kita harus biasa berbeda pendapat tanpa harus emosi,” ujarnya sambil menunggu kapal berangkat menyeberangi lautan.

    Bupati Kepulauan Seribu Budi Utomo juga mengatakan tidak ada warganya yang menolak kedatangan Aa Gym. “Menurut laporan di lapangan, masyarakat pulau antusias atas kehadiran Aa Gym,” ucap Budi melalui pesan WhatsApp. Budi mengaku tidak bisa hadir dalam tablig akbar tersebut karena sedang mengikuti rapat.

    REZKI ALVIONITASARI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.