Penulis Buku Jokowi Undercover Pernah Jadi Caleg Golkar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Blora - Penulis buku Jokowi Undercover, Bambang Tri Mulyono, 45 tahun, ternyata pernah terjun di kancah politik dan menjadi calon legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blora. Saat itu, Bambang Tri maju caleg karena usulan dari kakaknya, Bambang Sadono, mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar dan kini anggota DPD dari Jawa Tengah.

    Bungsu dari enam bersaudara ini, menjadi caleg dari daerah pemilihan VI Blora (terdiri dari Kecamatan Banjarejo, Tunjungan dan Ngawen) tahun 2004. Bambang Tri menjadi caleg dari Partai Golkar Kabupaten Blora. Tetapi ayah dua anak itu kalah dalam pemilihan.

    Endang Suhartini, 62 tahun, kakak tertua dari Bambang Tri, membenarkan bahwa adiknya pernah menjadi caleg dari Partai Golkar. ”Ya, pernah nyaleg, tapi kalah,” tegasnya pada Tempo, di rumahnya di Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Kabupaten Blora, Kamis 5 Januari 2016.

    Endang mengatakan, Bambang Tri tidak menyukai dunia politik. Menurut dia, Bambang Tri maju caleg karena menghormati keinginan saudaranya, Bambang Sadono.

    Baca:

    Siapa Mentor Penulis Buku Jokowi Undercover?
    3 Indikasi Ada Penyokong Dana Penulis Jokowi Undercover

    Ketika itu, menurut Endang, Bambang Tri sedang tidak memiliki pekerjaan alias menganggur. Bambang Tri hanya sibuk dengan kegiatan di rumah, seperti ternak kamping, sapi, main sepak bola, menggelar diskusi, pengajian dengan tetangga. Di sela-sela melakukan kegiatan itu, Bambang Tri tetap membuat artikel dan dikirim ke beberapa media.

    Terkait biaya maju caleg saat itu, menurut Endang, disokong oleh lima kakaknya yang secara ekonomi relatif mampu. "Ya, namanya adik, kami ikut bantu biaya," ujar pensiunan PNS yang pernah menjabat sebagai Kepala Desa di kampungnya itu.

    Setelah kalah dalam pemilihan caled itu, Bambang tidak mau lagi aktif di dunia politik. Pria yang dikenal pemalu di kampungnya itu pun lebih memilih menekuni dunia tulis-menulis. Salah satu buku yang diandalkan dan dijual adalah Adam 31 Meter. Setelah itu, Jokowi Undercover, yang beredar di Kota Blora dan sekitarnya.

    Saat dikonfirmasi terkait informasi Bambang Tri pernah maju caleg tahun 2004, Ketua Panitia Pengawas Pemilu Blora, Wahono membenarkan. Menurut dia, Bambang Tri maju dari daerah kampungnya sendiri untuk Partai Golkar, yaitu Dapil Blora IV, yaitu di Kecamatan Banjarejo, Tunjungan dan Ngawen. ”Tapi kalah,” ujarnya pada Tempo, Sabtu 7 Januari 2016.

    Tempo juga mencoba mengkorfimasi hal itu kepada Ketua Partai Golkar sekaligus Ketua DPRD Blora, Siswanto, melalui sambungan telepon. Namun Siswanto tidak bisa dihubungi.

    SUJATMIKO

    Baca juga:
    Napi Teroris di Pasuruan Kedapatan Rangkai Benda Diduga Bom
    Mendagri: Ada Indikasi Jual-Beli Jabatan Silakan Lapor KPK

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.