Lima WN Cina Ditangkap Saat Kerja di Pabrik Hebel di Cirebon

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga negara asing asal Cina, Vietnam, dan Thailand menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat, Sabtu, 7 Januari 2017. Mereka diduga menyalahgunakan izin tinggal keimigrasian. Tempo/Rezki A.

    Warga negara asing asal Cina, Vietnam, dan Thailand menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Jakarta Barat, Sabtu, 7 Januari 2017. Mereka diduga menyalahgunakan izin tinggal keimigrasian. Tempo/Rezki A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kantor Imigrasi Cirebon menangkap lima warga negara Cina karena tidak memiliki dokumen keimigrasian, termasuk izin tinggal dan bekerja. Kelimanya ditangkap pada Kamis, 5 Januari 2017, sekitar pukul 12.50 WIB di Blok Masjid, RT 01 RW 03, Desa/Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.

    Lima warga negara Cina itu terdiri atas dua perempuan berinisial ZH, 52 tahun, dan LM (54) serta tiga laki-laki berinisial FX (54), SS (53), dan SD (35). “Mereka diketahui bekerja di pabrik hebel di sebelah pojok barat PT Indocement Palimanan,” ucap Kepala Bagian Hubungan Masyarakat dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 7 Januari 2017.

    Agung berujar, mereka tinggal di sebuah rumah kos milik Nuryadin. Masyarakat setempat kemudian melaporkan keberadaan mereka kepada Badan Pembina Desa Gempol. “Kami cek, ternyata benar. Menurut keterangan perangkat desa, keberadaan orang asing itu untuk bekerja di pabrik,” tuturnya.

    Ketika menjalani pemeriksaan oleh tim gabungan dari pihak Imigrasi, kepolisian resor, kodim, kepolisian sektor, dan koramil, mereka tidak memiliki dokumen administrasi. “Paspor dan visa nihil, hanya ada surat keterangan domisili Desa Gempol yang sudah ditandatangani RT, RW, dan Kepala Desa Gempol,” kata Agung.

    Agung berujar, tim gabungan pun mengecek ke lokasi pabrik tempat mereka bekerja. Karena tidak bisa menunjukkan dokumen aslinya, mereka dibawa tim gabungan ke Kantor Imigrasi Cirebon untuk diperiksa lebih lanjut.

    GHOIDA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.