Kantor Imigrasi Jakarta Pusat Lumpuh Total Pagi Ini

Reporter

Suasana wawancara pembuatan paspor untuk calon jemaah haji asal kabupaten Karawang dan Kotamadya Bekasi dikantor imigrasi Karawang, Jawa Barat (1/8). Sejak diberlakukannya paspor hijau tahun lalu, calon jemaah haji harus datang sendiri mengurus pembuatan paspor. TEMPO/Mahanizar Djohan

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Pusat Tato Juliadin Hidayawan mengakui sistem aplikasi untuk pembuatan paspor di kantornya sempat lumpuh total pagi tadi. Namun saat ini kondisi Kantor Imigrasi Klas I Jakarta Pusat sudah mulai pulih kembali.

"Masalahnya ada di Simponi dan form cancellation, sekarang sudah bisa foto dan wawancara," kata Tato Juliadin Hidayawan kepada Tempo saat ditanyakan informasi ini melalui pesan pendek, Kamis, 5 Januari 2017.

Tato Juliadin menuturkan sejak pukul 10.00 WIB, kantornya sudah bisa melakukan sesi foto dan wawancara bagi masyarakat yang mengajukan pembuatan paspor. Meski begitu tetap ada hambatan dari sistem Simponi, saat akan melakukan pembayaran online.
 
Menurut Tato, hambatan pada sistem Simponi sudah terjadi sejak Selasa lalu. Hal ini berakibat pada lamanya proses pembuatan paspor. "Normalnya satu hari setelah foto, sekarang bisa 2-4 hari setelah foto," ujar Tato Juliadin.

Tato Juliadin memberi catatan kalau pencetakan paspor dilakukan setelah foto, dan foto bisa dilakukan setelah pembayaran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) melalui sistem Simponi yang dilakukan masyarakat.

Sistem Informasi PNBP Online (Simponi) adalah sistem billing yang dikelola Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan, untuk memfasilitasi pembayaran atau penyetoran PNBP dan penerimaan nonanggaran.

Simponi memberi kemudahan bagi wajib bayar untuk membayar PNBP dan penerimaan nonanggaran melalui berbagai channel pembayaran, seperti teller (over the counter), anjungan tunai mandiri (automatic teller machine/ATM), electronic data capture (EDC), maupun Internet banking.

DIKO OKTARA






Polri Ajukan Pencekalan ke Luar Negeri untuk Ismail Bolong

12 jam lalu

Polri Ajukan Pencekalan ke Luar Negeri untuk Ismail Bolong

Nursaleh menjelaskan masa pencekalan Ismail Bolong tersebut berlangsung 16 hari.


Dongrak Sektor Pariwisata, Imigrasi Luncurkan Multiple Entry Visa di Batam

7 hari lalu

Dongrak Sektor Pariwisata, Imigrasi Luncurkan Multiple Entry Visa di Batam

Pemerintah Provinsi Kepri ditunjuk sebagai tempat launching multiple entry visa di Wilayah Indonesia.


3 Nama Calon Dirjen Imigrasi Akan disorongkan ke Presiden, Ada Bos Krakatau Steel?

11 hari lalu

3 Nama Calon Dirjen Imigrasi Akan disorongkan ke Presiden, Ada Bos Krakatau Steel?

Ketiga calon Dirjen Imigrasi itu adalah Silmy Karim, Lucky Agung Binarto, dan Julexi Tambayong.


Seleksi Terbuka Dirjen Imigrasi, Nama Dirut Krakatau Stell Masuk dalam Tiga Kandidat Terbaik

12 hari lalu

Seleksi Terbuka Dirjen Imigrasi, Nama Dirut Krakatau Stell Masuk dalam Tiga Kandidat Terbaik

Nama Silmy Karim, Lucky Agung Bintaro, dan Julexi Tambayong, muncul sebagai tiga nama terbaik dalam seleksi terbuka Pimpinan Tingkat Madya Dirjen Imigrasi.


Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Bakal Cegah Pemilik CV Samudra Chemical

12 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut, Bareskrim Bakal Cegah Pemilik CV Samudra Chemical

Meski sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus gagal ginjal akut, E saat ini belum ditahan. Keberadaannya masih dicari polisi.


WNA Kena Tilang Elektronik, Begini Mekanismenya

12 hari lalu

WNA Kena Tilang Elektronik, Begini Mekanismenya

Tilang elektronik dinilai telah menjaga marwah Indonesia di mata internasional. Data WNA diserahkan kepada Imigrasi untuk ditindaklanjuti.


Warga Negara Korea Selatan Promotor Konser K-Pop We All Are One Ditangkap Petugas Imigrasi

13 hari lalu

Warga Negara Korea Selatan Promotor Konser K-Pop We All Are One Ditangkap Petugas Imigrasi

WN Korea Selatan ditangkap petugas imigrasi pada Senin, 21 November 2022, di pusat perbelanjaan di daerah Jakarta Selatan.


KPK Cegah AKBP Bambang Kayun Berpergian ke Luar Negeri

13 hari lalu

KPK Cegah AKBP Bambang Kayun Berpergian ke Luar Negeri

Ali menjelaskan pencegahan ini dilakukan agar Bambang Kayun tidak pergi saat dimintai keterangan.


Ditjen Imigrasi Tangkap Warga Korsel Promotor K-Pop We All Are One

13 hari lalu

Ditjen Imigrasi Tangkap Warga Korsel Promotor K-Pop We All Are One

Sebelumnya, empat orang WN Korsel ditangkap petugas Imigrasi pada Senin, 21 November, di pusat perbelanjaan.


Imigrasi Jakarta Utara TingkaTkan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

17 hari lalu

Imigrasi Jakarta Utara TingkaTkan Pengelolaan Pengaduan Masyarakat

Pegawai humas Imigrasi diminta meningkatkan kapasitas dalam pengelolaan pengaduan masyarakat.