Ternate Waspadai Lahar Dingin Gamalama

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Maluku Utara.  AP

    Gunung Gamalama di Pulau Ternate, Maluku Utara. AP

    TEMPO.COTernate - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Gunung Gamalama, Ternate, mendeteksi ancaman aliran lahar di aliran sungai yang berhulu di Gunung Gamalama.

    Darno Lamane, Kepala Pos Pemantauan Gunung Gamalama mengatakan ancaman aliran lahar terdeteksi dari material Gunung Gamalama yang masih berada di puncak gunung. Di musim hujan, material ini berpotensi jatuh hingga ke kaki gunung.

    "Masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di Gunung Gamalama agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar," kata Darno kepada Tempo, Kamis, 5 Januari 2017.

    Menurut Darno, berdasarkan data yang terekam, aktivitas Gamalama hingga Kamis ini mengalami peningkatan aktivitas kegempaan. Setidaknya telah terjadi tiga kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo maksimum 5-7 milimeter, dan satu kali gempa vulkanik dalam, dengan amplitudo maksimum 30 milimeter, serta 1 kali getaran banjir, dengan amplitudo maksimum 7 milimeter.

    Baca juga:
    Duit Rp 3 M Itu Disita KPK dari Kamar Anak Bupati Klaten

    "Ada juga gempa micro tremor menerus dengan amplitudo maksimum 0,5-1,5 milimeter. Dan jika berdasarkan visual di puncak gunung saat ini, cuaca mendung sampai hujan dengan suhu udara mencapai 24-25 derajat Celcius, serta kecepatan angin kategori lemah ke arah utara," ujar Darno.

    Meski mengalami peningkatan aktivitas kegempaan, kata Darno, status Gunung Gamalama masih waspada level II. Hanya saja, masyarakat dilarang mendekati puncak gunung hingga radius 1,5 kilometer.

    Ridwan Samad, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Maluku Utara mengatakan ancaman lahar juga terjadi di aliran sungai yang berhulu di Gunung Dokuno, Halmahera Utara. Karena itu, pihaknya mewaspadai ancaman bencana di lima daerah.

    "Mengingat hujan lebat masih terus terjadi, kami mewaspadai ancaman bencana seperti di Kota Ternate, Halmahera Selatan, Pulau Morotai, dan Halmahera Utara. Selain itu, kami mewaspadai ancaman gelombang tinggi," kata Ridwan.

    BUDHY NURGIANTO

    Simak:
    BEM Tolak Keras Kenaikan Tarif Dasar Listrik dan STNK
    Penulis Jokowi Undercover Akan Dijenguk Keluarga Hari Ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.