Satu Bulan Terakhir Sanggau Alami Kelangkaan BBM

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Pontianak - Sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, mengalami kelangkaan bahan bakar minyak sejak sebulan terakhir.

    Pengelola SPBU Engkayas, Kelurahan Tanjung Kapuas, Kota Sanggau, Sutanu, saat dihubungi di Sanggau, Kamis, 5 Januari 2017, mengatakan kelangkaan BBM terutama untuk jenis Premium dan Pertalite.

    Ia menjelaskan pihaknya mendapatkan pasokan BBM jenis Premium dan Pertalite hanya kisaran delapan kiloliter atau 8.000 liter untuk satu kali angkutan truk tangki per harinya.

    "Kami paling banyak distribusi sebanyak delapan kiloliter per hari, itu pun kami mendapat kiriman BBM dari depot BBM Pontianak, dan terkadang dari depot BBM dari Sintang juga," katanya mengungkapkan.

    Ia menambahkan, kelangkaan BBM jenis Premium dan Pertalite sudah terjadi sejak sebulan terakhir. Sebelumnya, SPBU di Sanggau mendapatkan pasokan dari Jobber BBM yang terletak di Sungai Batu, Kabupaten Sanggau. "Karena kondisi jalan rusak dari Jobber Sanggau ke luar, maka delivery order (DO) dialihkan ke depot Pontianak dan Sintang," katanya.

    "Namun, kondisinya tak berubah, pasokan BBM tetap tersendat. "Bukan hanya SPBU kami saja, karena semuanya mengandalkan distribusi BBM dari depot Pontianak dan Sintang," ujarnya.

    Laiman, warga Sanggau, mengaku kesulitan untuk mendapatkan BBM akibat tersendatnya pasokan BBM dari depot Pertamina itu.

    "Kami pagi-pagi, terpaksa menunggu datangnya pasokan BBM dari depot Pertamina agar dapat mengisi bahan bakar kendaraan. Terkadang kita sudah capek antre tahu-tahu BBM kehabisan stok," katanya dengan nada kesal.

    Laiman berharap pihak Pertamina dan Pemerintah Kabupaten Sanggau agar cepat mengatasi persoalan yang terjadi selama ini. Khususnya menambah distribusi BBM jenis Premium dan Pertalite ke SPBU di Sanggau.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.