Alasan Penulis Jokowi Undercover Belum Tunjuk Pengacara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Semarang - Penulis buku Jokowi Undercover Bambang Tri Mulyono hingga Kamis, 5 Januari 2017, belum menunjuk tim kuasa hukum atau pengacara untuk membantu proses hukum yang dialaminya.

    Kakak Bambang Tri, Bambang Sadono menyatakan, belum membentuk tim pengacara karena hingga kini keluarga belum bisa menjenguk Bambang Tri yang ditahan di Rumah Tahanan Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta. “Belum menunjuk pengacara karena saya belum bertemu BT (Bambang Tri),” kata anggota Dewan Perwakilan Daerah RI tersebut, Kamis 5 Januari 2017.

    Baca juga:
    Penulis Jokowi Undercover, Tito: Mohon Maaf Intelektualnya...

    Bambang Tri ditangkap karena dituduh menebar kebohongan melalui buku Jokowi Undercover. Sejak 30 Desember 2016 lalu, Bambang Tri yang juga warga di Dusun Jambangan, Desa Sukorejo, Kecamatan Tunjungan, Blora, ditahan di Rumah Tahanan Kepolisian Daerah Metro Jaya, Jakarta.

    Bambang Tri ditahan polisi karena dianggap banyak menebar kebohongan yang menimbulkan kebencian, termasuk tudingan bahwa Presiden Joko Widodo merupakan keturunan komunis.

    Baca: 
    Penulis Jokowi Undercover Terancam Bui 6 Tahun

    Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Rikwanto, Bambang tidak memiliki dokumen pendukung terkait dengan tuduhannya di dalam buku Jokowi Undercover. "Tersangka tidak memiliki dokumen pendukung sama sekali terkait dengan tuduhan pemalsuan data Bapak Jokowi saat pengajuan sebagai calon presiden di KPU (Komisi Pemilihan Umum) Pusat," tutur Rikwanto, Sabtu, 31 Desember 2016.

    "Motif tersangka sebagai penulis hanya didasarkan atas keinginan untuk membuat buku yang menarik perhatian masyarakat," ujar Rikwanto.

    ROFIUDDIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.