Empat Pencari Kayu Gaharu Hilang di Gunung Porkhison, Aceh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi orang hilang. Cretedoc.gr

    Ilustrasi orang hilang. Cretedoc.gr

    TEMPO.CO, Lhokseumawe - Empat dari enam orang pencari kayu alim (gaharu/Aquilaria malaccensis) dikabarkan tersesat dan hilang dalam hutan di Gunung Porkhison kawasan Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, Rabu, 4 Januari 2017.

    “Sekarang masih dalam pencarian, dan kami telah berkoordinasi dengan SAR dan masyarakat untuk pencarian,” kata Kepala Kepolisian Resor Aceh Tenggara Ajun Komisaris Besar Edi Bastari.

    Edi menyebutkan laporan terkait dengan empat orang yang tak diketahui keberadaannya dalam kawasan gunung tersebut didapat setelah pada Kamis, 28 Desember 2016, dua dari enam anggota rombongan itu turun ke perkampungan dan melaporkan bahwa empat kawan mereka yang sama-sama dalam misi mendaki gunung tersebut untuk mencari kayu alim tak diketahui keberadaannya.

    Keenam warga Desa Trutung Payung Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, mulai mendaki Gunung Porkhison pada Senin, 5 Desember 2016. Di dalam hutan, mereka berpencar mencari kayu alim, yang dikabarkan bernilai jual tinggi. Namun, selama 23 hari di dalam hutan, Arta, warga asal Desa Terutung, Kecamatan Bambel, dan Ayuman, warga Desa Liang Pangi, Kecamatan Lawe Alas, kehabisan bahan makanan dan turun ke perkampungan. Sedangkan empat orang lagi belum diketahui kabarnya.

    Simak:
    Penembak Pengusaha Aceh Timur Ditangkap

    Mereka adalah Jalal, 40 tahun, asal Desa Terutung Payung Kecamatan Bambel; Munjir (33) dari Banda Aceh; Bentol (60) asal Desa Tenembak Alas, Kecamatan Deleng Pokhkisen; dan Sembiring (40) dari Medan.

    Hilangnya pencari kayu alim di kawasan terusan Pegunungan Leuser tersebut bukan kali ini saja terjadi.

    Senin, 7 November 2016, Marno, 40 tahun, warga Kuala Simpang, hilang terbawa arus di Pucok Masen. Marno adalah satu dari empat warga yang sedang di hutan Ulu Masen dalam misi mencari kayu gaharu.

    Pada Maret 2013, dua dari enam pencari kayu alim dari Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, harus dijemput tim Badan SAR Nasional dan masyarakat sekitar hutan karena satu dari mereka terjatuh ke jurang dan mengalami patah kaki.

    Juli 2013, lima dari enam pencari kayu di kawasan hutan Leuser, pucuk Sungai Rengas, Desa Tenggulun, Aceh Tenggara, harus mendapatkan pertolongan dari tim SAR dan masyarakat sekitar hutan. Mereka bertahan di atas pohon karena ditunggui tujuh harimau setelah salah satu kawan mereka tewas diterkam si raja hutan.

    IMRAN M.A.

    Baca juga:
    Ajaib! Nyaris 20 Tahun Dua Pasang Suami-Istri Kuasai Klaten
    Sempat Tertinggal 3-0, Arsenal Imbangi Bournemouth 3-3



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.