Kata Jimly Asshiddiqie Soal Sidang Penistaan Agama oleh Ahok

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jimly Asshidique, selaku Wakil Ketua Tim 9, berjalan keluar usai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, di Jakarta, 3 Februari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    Jimly Asshidique, selaku Wakil Ketua Tim 9, berjalan keluar usai melakukan pertemuan dengan pimpinan KPK, di Jakarta, 3 Februari 2015. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) Jimly Asshiddiqie meminta masyarakat menyerahkan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama pada proses hukum. Menurut dia, perdebatan hanya boleh terjadi di persidangan.

    "Hakim tahu hukumnya. Tugas menuntut, apa saja bisa dituntut, nanti yang memutuskan yang benar di hakim," kata Jimly di kantor ICMI, Jalan Proklamasi Nomor 53, Jakarta, Selasa, 3 Januari 2017.

    Ia meminta masyarakat untuk tidak menganalisis jalannya proses hukum Basuki. Pro dan kontra dalam sebuah kasus, kata dia, adalah hal yang wajar terjadi. "Jangan dianalisis sesuatu yang belum diputus. Biarlah perdebatan pro dan kontra terjadi di pengadilan," kata dia.

    Baca:
    Ke Sidang Ahok, Massa FPI Subuh Bersama di Masjid Al Ikhlas
    Pendukung Ahok dan Massa FPI Bersitegang

    Sidang lanjutan perkara penistaan agama dengan terdakwa Basuki berlangsung di Auditorium Kementerian Pertanian. Sidang yang tidak disiarkan secara langsung oleh media memasuki tahap pemeriksaan saksi.

    Juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Utara Didik Wuryanto mengatakan dalam proses persidangan, setiap saksi tidak diperkenankan saling berhubungan satu dengan yang lain. Menurut dia, ada kekhawatiran keterangan saksi yang satu akan mempengaruhi saksi lainnya.

    Persidangan berlangsung dengan pengawalan kepolisian. Pendukung Basuki turut hadir bersama dengan massa dari Front Pembela Islam untuk mengawal proses persidangan.

    ARKHELAUS W. | FRISKI RIANA

    Baca:
    Hadiri Sidang di Ragunan, Ahok Datang Pakai Batik
    Taman Margasatwa Ragunan Tak Beroperasi Hari ini


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.