BMKG: Waspadai Gelombang 4 Meter Perairan Sangihe-Talaud  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gelombang tinggi. ANTARA/Ahmad Subaidi

    Ilustrasi gelombang tinggi. ANTARA/Ahmad Subaidi

    TEMPO.CO, Manado – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sulawesi Utara berharap masyarakat mewaspadai gelombang 2,5–4,0 meter yang berpeluang terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kepulauan Talaud, Selasa, 3 Januari 2017.

    ”BMKG telah mengeluarkan peringatan dini gelombang sehingga diharapkan nelayan ataupun pengguna transportasi laut yang melintasi perairan tersebut berhati-hati,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado, Fransin Pattynama.

    Simak:
    Tak Meniru Titanic, Nakhoda Zahro Express Dipersoalkan

    BMKG juga mengeluarkan peringatan dini gelombang setinggi 1,25–2,5 meter yang diperkirakan terjadi di perairan utara dan selatan Sulawesi Utara, serta laut Sulawesi.

    “Kecepatan angin permukaan yang bertiup dari arah barat hingga timur laut 5–20 kilometer per jam,” ujar Fransin.

    Dia menambahkan, kondisi cuaca di 15 kabupaten dan kota hujan ringan hingga sedang. Hujan ringan berpotensi terjadi di Kota Manado, Kotamobagu, Bitung, Tomohon, Airmadidi, Tondano, Amurang, Ratahan, Tahuna, Tutuyan, dan Melonguane. Selanjutnya, hujan sedang di Lolak, Boroko, Molibagu, dan Ondong.

    ”Kami juga berharap masyarakat mewaspadai hujan berintensitas sedang hingga lebat yang disertai petir di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kepulauan Sitaro, dan Kepulauan Talaud,” katanya.

    ANTARA

    Baca juga:
    Pangandaran Diguncang Gempa 5,1 Skala Richter
    Soeharto, Baasyir, dan Ahok Disidang di Auditorium ini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.