Diduga Bom, Tas di Depan Gereja Berisi Sembako  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO/Eko Siswono Toyudho

    TEMPO.CO, Semarang - Polisi mengamankan sebuah tas mencurigakan yang tergeletak di depan Gereja Peterongan di Jalan Kompol Maksum, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin malam, 2 Januari 2017.

    Tas mencurigakan tersebut pertama kali ditemukan Joko Cahyono, 42 tahun, satpam gereja tersebut. Joko mengaku sempat mengangkat dan memindahkan tas tersebut ke tepi jalan. "Saya angkat, tasnya berat," katanya.

    Curiga dengan isi tas yang cukup berat itu, ia kemudian melapor ke Polsek Semarang Selatan yang dilanjutkan ke Polrestabes Semarang.

    Tim Penjinak Bahan Peledak Polda Jawa Tengah yang datang ke lokasi langsung mengamankan dan mengurai isi tas tersebut. Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan tidak ada barang berbahaya dalam tas tersebut.

    Menurut dia, tas tersebut berisi bahan makanan, seperti beras, roti, madu, serta emping.

    Meski demikian, polisi masih menyelidiki lebih lanjut mengenai keberadaan tas merah mencurigakan itu.

    "Masih didalami apakah sengaja dijatuhkan atau tidak sengaja jatuh," katanya.

    Dari keterangan saksi, tas tersebut sebelumnya dibawa dua orang yang berboncengan sepeda motor.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Pemberantasan Rasuah Indonesia di Hari Antikorupsi Sedunia

    Wajah Indonesia dalam upaya pemberantasan rasuah membaik saat Hari Antikorupsi Sedunia 2019. Inilah gelap terang Indeks Persepsi Korupsi di tanah air.