Dua Hari Terakhir, NTT Digoyang 10 Kali Gempa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    Pengukuran amplitudo maksimal (amak) pada alat seismograf / ilustrasi kekuatan gempa. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Kupang - Dalam dua hari terakhir sejak 30 Desember 2016, Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), diguncang 10 kali gempa susulan. Lindu tersebut merupakan susulan gempa berkekuatan 6,6 pada skala Richter (SR) yang mengguncang daerah itu.

    ”Sudah 10 kali gempa susulan,” kata Kepala Seksi Penerangan dan Informasi BMKG Kelas I-A Kupang, Sumawan, kepada wartawan, Minggu, 1 Januari 2017.

    Gempa terakhir mengguncang pada 1 Januari 2017, pukul 08.48.47 Wita di lokasi 10.96 lintang selatan (LS) dan 120.60 bujur timur (BT) atau sejauh 112 kilometer setelan tenggara Sumba Timur, NTT, dengan kedalaman 10 km.

    Sebelumnya, 31 Desember 2016, gempa berkekuatan 3,4 SR juga mengguncang Sumba Barat Daya pada pukul 20.43.06 Wita di lokasi 9.39 LS sampai 118.57 BT atau 65 km sebelah barat laut Sumba Barat Daya, dengan kedalaman 27 km.

    Walaupun telah 10 kali gempa susulan mengguncang daerah itu, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa yang mengguncang Pulau Sumba.

    Pada Jumat lalu, gempa berkekuatan 6,6 SR dilaporkan mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pusat gempa berada di 59 km sebelah barat laut Sumba Barat Daya-NTT, tepatnya di 9,37 derajat LS dan 118,63 derajat BT dengan kedalaman 91 km di bawah laut. 

    YOHANES SEO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Upaya Pemerintah Mengolah Sampah Menjadi Bahan Baku PLTSa

    Pemerintah berupaya mengurangi persoalan sampah dengan cara mengolahnya menjadi energi penggerak PLTSa di duabelas kota di Indonesia.