Seratusan Remaja Bersihkan Sampah di Titik Nol Yogya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi kantong sampah. Shutterstock

    Ilustrasi kantong sampah. Shutterstock

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Sejak pukul 05.00, seratusan anak muda yang mayoritas berkaus ungu tersebar di area kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Bermodalkan plastik hitam berukuran 80 x 100 sentimeter mereka bersama beberapa warga sekitar turut memungut sampah.

    “Sederhana saja kita mulai tahun baru dengan satu nilai kebaikan dan hal paling sederhana adalah dengan melakukan kebersihan dan dengan mengajak masyarakat luas,” kata ketua penyelenggara dari Humanity First Indonesia, Rizky Baihaqi, saat ditemui Tempo, Minggu, 1 Januari 2017.

    Kegiatan bernama Clean The City tersebut, ujar Rizky, sudah dilakukannya dalam tiga tahun ini. Kali ini diadakan di 38 kota di Indonesia secara serentak. Dibandingkan tahun lalu, dia harus menyediakan 70 kantong plastik. Tahun ini dia menyediakan seratus kantong plastik dikarenakan jumlah sampah plastik semakin banyak setiap tahunnya.

    Titik Nol Kilometer dipilih karena dianggap sebagai pusat keramaian dari puncak pergantian tahun baru. Adapun kegiatan membersihkan sampah dilakukan di empat penjuru, dari arah utara dilakukan hingga gedung Agung Presiden, arah barat dilakukan hingga Bank BNI, arah timur dilakukan hingga Taman Pintar, dan arah selatan dilakukan hingga Alun-alun Utara.

    Meski urusan sampah sudah dikerjakan petugas kebersihan, menurut Rizky, hal tersebut masih belum efektif. Ini karena dilakukan hanya pada pukul 14.00-15.00 saja. “Setelah itu masih ada aktivitas warga hingga pagi dan tentunya masih ada sampah yang tidak tertangani,” kata Rizky mengungkapkan.

    Koordinator Forum Jogja Damai, Ahmad Sholahuddin Wahid, menyebut Clean The City ini dilakukan sekitar 150 orang. Sebanyak 50 persennya dari Humanity First Indonesia yang merupakan organisasi sayap dari Jamaah Ahmadiyah Indonesia. “Sisanya dari FJD yang terdiri dari sekitar 40-an komunitas pemuda lintas iman yang fokus di perdamaian,” kata Ahmad.

    BETHRIQ KINDY ARRAZY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.