Menyongsong Tahun 2017, Masyarakat Disarankan Tak Hura-hura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjawab pertanyaan wartawan dalam peluncuran terjemahan Al-Quran dalam bahasa daerah dan buku Ensklopedia pemuka agama Nusantara di Kantor Kementrian Agama, Jakarta, 19 Desember 2016. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjawab pertanyaan wartawan dalam peluncuran terjemahan Al-Quran dalam bahasa daerah dan buku Ensklopedia pemuka agama Nusantara di Kantor Kementrian Agama, Jakarta, 19 Desember 2016. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menghimbau masyarakat menyongsong pergantian tahun 2017 dengan tidak hura-hura. Ia mengharapkan masyarkat menjadikan pergantian tahun sebagai momentum instropeksi diri.

    "Saya mengimbau seluruh umat beragama: akhiri hura-hura dalam menyongsong pergantian tahun," kata Lukman di Masjid Al Munir, kompleks Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Cipete, Jakarta Selatan, Jumat, 30 Desember 2016.

    Lukman berharap masyarakat lebih mawas diri serta instropeksi diri atas perjalanan hidup sepanjang tahun 2016. Dengan instropeksi diri masyarakat diharapkan bisa menyongsong tahun 2017 dengan lebih baik lagi.

    "Pergantian tahun kita bisa memanfaatkannya sebagai forum mawas diri, instropeksi diri untuk menyongsong tahun depan (2017) dengan lebih baik lagi," kata dia. "Dalam perjalan satu tahun (2016) ini kita sudah banyak melakukan hal-hal positif yang kita ciptakan yang kita jalankan yang kita amalkan, atau justru sebaliknya."

    DWI HERLAMBANG ADE | PRU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.