Terkena OTT KPK, Bupati Klaten Dipecat PDI Perjuangan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sri Hartini, bupati Klaten. Istimewa

    Sri Hartini, bupati Klaten. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan memecat Bupati Klaten Sri Hartini yang tertangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tadi pagi, Jumat, 30 Desember 2016. Pemecatan itu tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 211/KPTS/DPP/XII/2016.

    "Memutuskan memberikan sanksi organisasi berupa pemecatan kepada Sri Hartini S.E. dari keanggotaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan," tulis surat keputusan yang ditandatangani oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto.

    BACA: Ini Kronologi Penangkapan Bupati Klaten

    Selain itu, PDIP melarang Sri untuk melakukan kegiatan dan menduduki jabatan apa pun yang mengatasnamakan PDI Perjuangan. Keputusan DPP PDI Perjuangan itu kemudian akan dipertanggungjawabkan dalam Kongres Partai selanjutnya. Keputusan itu disahkan per 30 Desember 2016.

    Ini bukan kali pertama PDIP memecat kadernya yang terjerat masalah hukum. Sebelumnya, mereka juga memecat mantan anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat, Damayanti Wisnu Putranti. Damayanti ditahan KPK dalam kasus korupsi proyek jalan di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.