UI, ITS, dan IPB Raih Predikat Kampus Terhijau di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kampus UI Depok. dok/twitter.com/univ_indonesia/media KOMUNIKA ONLINE

    Kampus UI Depok. dok/twitter.com/univ_indonesia/media KOMUNIKA ONLINE

    TEMPO.CO, Depok - Universitas Indonesia kembali meraih predikat kampus hijau terbaik nasional berdasarkan survei UI GreenMetric di Indonesia tahun 2016. Di urutan kedua dan ketiga, ada Institut Teknologi Sepuluh November dan Institut Pertanian Bogor.

    Juru bicara UI, Rifelly Dewi Astuti, mengatakan pengumuman kategori kampus hijau terbaik dilakukan pada Kamis, 29 Desember 2016, di kampus UI, Depok. Acara itu disaksikan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar; Direktur Jenderal Penelitian Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Muhammad Dimyati; Rektor UI Muhammad Anis; serta Ketua UI GreenMetric Profesor Riri Fitri Sari.

    "UI menjadi universitas yang mempunyai konsep hijau terbaik di Indonesia," kata Rifelly dalam keterangan tertulis, Kamis, 29 Desember 2016.

    Untuk kategori hijau terbaik tingkat dunia berdasarkan UI GreenMetric World University Ranking 2016 adalah University of California. Sedangkan peringkat kedua dan ketiga ditempati University of Nottingham, Inggris, dan Wageningen University & Research, Belanda.

    UI GreenMetric merupakan inovasi UI di internasional sebagai pemeringkatan perguruan tinggi pertama di dunia berbasis pengelolaan lingkungan hidup kampus. Tiap tahun, terjadi peningkatan peserta perguruan tinggi di dunia dalam program ini.

    Hal tersebut dapat dilihat dari peningkatan jumlah peserta UI GreenMetric Ranking of World Universities dari 407 perguruan tinggi dari 65 negara menjadi 515 dari 74 negara. Di Indonesia, ada 49 perguruan tinggi yang ikut berpartisipasi dalam UU Green Metric dan tengah mengupayakan kualitas kampusnya melalui pemenuhan indikator UI GreenMetric.

    IMAM HAMDI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.