Soal Isu Reshuffle Jilid III, Jokowi: Tidak Ada, Tidak Ada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat Natal sekaligus membuka kegiatan Perayaan Natal Nasional 2016 di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, 27 Desember 2016. PFoto: Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo memberikan ucapan selamat Natal sekaligus membuka kegiatan Perayaan Natal Nasional 2016 di Gedung Wale Ne Tou, Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara, 27 Desember 2016. PFoto: Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Isu pergantian menteri kembali muncul ke permukaan. Presiden Joko Widodo menepis kabar pencopotan menteri di Kabinet Kerja. "Tidak ada, tidak ada," katanya saat meninjau proyek wisma atlet di Kemayoran, Jakarta, Kamis, 29 Desember 2016.

    Selama tiga tahun pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, sudah terjadi dua kali perombakan kabinet. Yang pertama terjadi pada Agustus 2015. Pergantian menteri kedua dilakukan Presiden di Juli lalu.

    Juru bicara Istana Kepresidenan, Johan Budi, sebelumnya mengomentari isu perombakan kabinet jilid III yang kini beredar. Menurut dia, pergantian kabinet adalah kewenangan Presiden Jokowi.

    Ia berujar, isu itu bisa saja menjadi kenyataan. "Merombak kabinet sepenuhnya kewenangan sekaligus hak prerogatif Presiden Joko Widodo," ucap Johan.

    Johan mengaku belum mendengar langsung dari Jokowi perihal akan adanya perompakan kabinet jilid III. Meski begitu, ia tidak membantah adanya isu tersebut.

    ADITYA BUDIMAN | ISTMAN M.P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.