Dipenuhi Pengunjung, Ruang Sidang Ahok Panas dan Pengap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruang sidang Koesumah Atmadja, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada Nomor 17, Jakarta Pusat, dipenuhi pengunjung yang hendak menyaksikan sidang perkara penodaan agama atas Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, 27 Desember 2016. TEMPO/Friski Riana

    Ruang sidang Koesumah Atmadja, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada Nomor 17, Jakarta Pusat, dipenuhi pengunjung yang hendak menyaksikan sidang perkara penodaan agama atas Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, 27 Desember 2016. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Ruang sidang Koesumah Atmadja di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada Nomor 17, Jakarta Pusat, pada Selasa, 27 Desember 2016, dipenuhi masyarakat yang hendak menyaksikan persidangan perkara penodaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Agenda sidang hari ini adalah putusan sela terhadap Ahok.

    Karena banyaknya orang yang hadir dan memenuhi semua sisi ruang, kondisi di dalamnya pun pengap. Lima penyejuk ruangan dan tiga kipas gantung tak cukup membuat pengunjung sidang berhenti berkipas-kipas.

    Ahok sebagai terdakwa belum terlihat. Begitu juga majelis hakim dan tim jaksa penuntut umum. Namun sekitar 20 pengacara pembela Ahok yang dipimpin Tri Moeljadi telah hadir, lengkap memakai jubah hitam.

    Pada sidang hari ini, kakak angkat Ahok, Andi Analta Baso Amor, turut hadir. Andi Analta duduk di barisan paling depan di sisi kanan berdampingan dengan ketua tim pemenangan Ahok-Djarot, Prasetio Edi Marsudi. Kemudian di sampingnya ada beberapa anggota dari Advokat Cinta Tanah Air (ACTA).

    Jaksa penuntut umum mendakwa calon Gubernur DKI Jakarta inkumben itu dengan Pasal 156 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang penodaan agama. Ahok dianggap melecehkan agama Islam dengan menyinggung soal Surat Al-Maidah ayat 51, yang dilontarkannya di Kepulauan Seribu pada akhir September 2016.

    FRISKI RIANA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.