Isu Tawaran ke Pemerintahan, Akom: Banyak yang Ngarang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ade Komarudin meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta terminal 2E usai mengecek kesehatan di Singapura, 4 Desember 2016. TEMPO/Larissa

    Mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ade Komarudin meninggalkan Bandara Soekarno-Hatta terminal 2E usai mengecek kesehatan di Singapura, 4 Desember 2016. TEMPO/Larissa

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota DPR dari Fraksi Partai Golongan Karya, Ade Komarudin, menyatakan ingin terus berkarier di jalur politik. Sikap itu sekaligus membantah isu yang menyebutkan bahwa dirinya ditawari jabatan tertentu di pemerintahan setelah lengser dari Ketua DPR RI.

    “Cita-cita saya jadi politisi,” ucap Ade dalam acara refleksi akhir tahun di Jakarta, Ahad, 25 Desember 2016. Pria yang akrab disapa Akom itu mengaku enggan berpindah haluan dari dunia politik yang sudah dimulainya sejak 1997. Ia malah berencana mengembangkan kemampuannya dengan terjun ke dunia usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Sebelumnya, tersiar kabar bahwa Akom ditawari jabatan tertentu setelah mengundurkan diri dari posisi Ketua DPR RI. Ia sempat diisukan bakal menjadi duta besar. Ada juga yang menawarinya menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

    Menanggapi itu semua, Akom menegaskan hingga saat ini tak ada tawaran apa pun. “Banyak yang ngarang. Saya tidak berpikir ke situ,” ujarnya. Kalaupun ada tawaran yang datang, Akom akan mempertimbangkannya.

    Bukan hanya soal jabatan di pemerintahan, Akom juga membantah kabar bahwa dirinya ditawari menjadi kader partai politik lainnya. Ia menyatakan ingin terus berada di partai yang sudah membesarkannya, yaitu Golkar. “Saya akan ada di Golkar,” ucapnya.

    ADITYA BUDIMAN



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.