Korupsi Kadisdik Tapanuli Utara, Mendikbud Siapkan Sanksi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menemui wartawan usai upacara peringatan Hari Guru Nasional 2016 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 25 November 2016. TEMPO/Danang Firmanto

    Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menemui wartawan usai upacara peringatan Hari Guru Nasional 2016 di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 25 November 2016. TEMPO/Danang Firmanto

    TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengatakan kementeriannya tengah mendalami kasus dugaan korupsi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tapanuli Utara Jamel Panjaitan. Jika terbukti korupsi, Muhadjir akan memberikan sanksi.

    “Kalau memang serius, ya, dipecat. Kalau tidak, paling peringatan keras atau turunkan pangkat,” kata Muhadjir di kantor Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Jumat, 23 Desember 2016.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama kepolisian menggelar operasi tangkap tangan di rumah Kepala Dinas Pendidikan Jamel Panjaitan. Saat itu, ada tiga orang di rumah tersebut, dua di antaranya kepala sekolah, yakni Kepala SMAN 1 Sipahutar berinisial BL dan Kepala SMAN 1 Pangaribuan berinisial JS.

    Dalam operasi tersebut, tim menemukan duit senilai Rp 235 juta, US$ 100, dan 200 yuan. Menurut juru bicara KPK, Febri Diansyah, duit tersebut diduga diberikan atas permintaan Jamel dan berisiko berdampak tingginya beban yang harus dibayar masyarakat untuk pendidikan.

    Muhadjir mengatakan kasus tersebut kini berada dalam pengawalan Inspektorat Jenderal Kementeriannya. “Dia (Jamel) kan pengumpul, ada yang menyetor. Nanti kami klasifikasi kasusnya, sehingga nanti kasusnya bisa kita lihat dulu,” tuturnya.

    Meski begitu, Muhadjir mengatakan tak berwenang mengontrol penggunaan dana APBD dalam pembiayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan di daerah. “Paling hanya memberi informasi kepada pihak terkait seperti KPK,” ujarnya.

    ARKHELAUS W

    Baca juga:
    Soal Harga BBM, Politikus Demokrat: Tak Perlu Menyindir SBY
    Jembatan Geser, Pengelola Tol Purbaleunyi Batasi Kendaraan
    Luhut: Tenaga Kerja Ilegal Cina di Indonesia Hanya 800 Orang



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utang BUMN Sektor Industri Melonjak, Waskita Karya Paling Besar

    Sejumlah badan usaha milik negara di sektor konstruksi mencatatkan pertumbuhan utang yang signifikan. Waskita Karya menanggung utang paling besar.