Lima Fakta tentang Hari Ibu

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Instruktur menjelaskan teknik membuat kerajinan sulam di Taman Lansia, Bandung, Jawa Barat, 22 Desember 2016. Sejumlah kaum wanita dan ibu-ibu dari komunitas Pustaka Lana dan Tala Things mengadakan workshop sulam untuk memperingti Hari Ibu yang diikuti sejumlah kaum wanita. TEMPO/Prima Mulia

    Instruktur menjelaskan teknik membuat kerajinan sulam di Taman Lansia, Bandung, Jawa Barat, 22 Desember 2016. Sejumlah kaum wanita dan ibu-ibu dari komunitas Pustaka Lana dan Tala Things mengadakan workshop sulam untuk memperingti Hari Ibu yang diikuti sejumlah kaum wanita. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Hari Ibu 2016 di Indonesia dirayakan pada hari ini, Kamis, 22 Desember 2016. Hampir seluruh platform media sosial dibanjiri unggahan terkait ibu. Hashtag #IbuNomorSatu, contohnya, menjadi topik hangat atau trending topic di Twitter dengan lebih dari 7.400 unggahan.

    Peringatan Hari Ibu tak hanya di Indonesia. Negara lain juga memperingati Hari Ibu. Berikut beberapa fakta terkait hari ibu.

    1. Tiap Negara Memiliki Tanggal berbeda merayakan Hari Ibu
    Indonesia adalah salah satu negara yang ikut merayakan hari ibu. Namun kebanyakan negara di dunia, merayakan hari ibu bukan di tanggal 22 Desember, namun pada 9 Mei. Beberapa ada pula yang dilaksanakan pada pekan ketiga dan keempat bulan Mei.

    Indonesia satu-satunya yang memilih tanggal 22 Desember sebagai perayaan hari ibu. Beberapa negara lain seperti Thailand, Rusia, juga India memilih tanggal yang juga berbeda dengan alasan masing-masing.

    2. Hari Ibu di Indonesia ditetapkan sejak 1953
    Presiden pertama Indonesia Soekarno menetapkan hari Ibu jatuh pada tanggal 22 Desember. Hal itu ia tetapkan bertepatan dengan perayaan 25 tahun Kongres Perempuan Indonesia pertama kali pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.  Hal ini ditetapkan di bawah Dekret Presiden Nomor 316 tahun 1953.

    Seperti dilansir dari Wikipedia, pada awalnya, perayaan ini dilakukan untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. Kini, arti Hari Ibu lebih banyak dimaknai sebagai rasa cinta terhadap kaum ibu.

    3. Google menyesuaikan Doodle mereka hari ini dengan hari ibu
    Google kerap mengubah tampilan doodle mereka tiap harinya, sesuai dengan perayaan pada tanggal yang sama. Pun halnya dengan hari ini. Doodle bergambarkan sepasang sepatu slop wanita, menghiasi tampilan google hari ini. Sepasang sandal anak-anak juga terpasang di sebelah sepatu wanita itu.

    Google mulai memasang doodle terkait hari ibu di Indonesia sejak tahun lalu.

    4. Perayaan hari ibu dirayakan lewat media sosial
    Dengan makin banyaknya pilihan media sosial, semakin banyak pula sarana untuk ikut merayakan hari ibu. Di Twitter, hashtag #IbuNomorSatu dicuitkan lebih dari 7.500 kali. Sedangkan #KadoUntukIbu dicuitkan 2.672 kali. Keduanya menjadi trending topic Twitter hari ini.

    Tak hanya Twitter, platform seperti Instagram dan Facebook juga dibanjiri unggahan hari ibu. Penyanyi seperti Raisa Andriana hingga Walikota Bandung Ridwan Kamil menunggah foto mereka dengan ibunya di akun instagram pribadi.

    5. Tema Hari Ibu ke-88 Tahun 2016
    Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, melalui websitenya, menetapkan tema Peringatan Hari Ibu ke-88 Tahun 2016 yakni Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap perempuan dan anak, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.

    EGI ADYATAMA | PRU | WIKIPEDIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.