Oesman Sapta Jadi Ketua Umum, Ini Harapan Ketua DPP Hanura

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Oesman Sapta Odang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Oesman Sapta Odang. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Dadang Rusdiana mengatakan, dilantiknya Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Umum Partai Hanura akan berdampak signifikan terhadap perolehan suara dalam Pemilihan Umum 2019. Dadang memprediksikan, partainya bisa memperoleh kursi di parlemen lebih dari dua kali lipat dari jumlah kursi sekarang. Saat ini, Hanura mempunyai 19 kursi di parlemen.

    Menurut dia, OSO -- sapaan akrab Oesman -- turut mengajak rekan-rekannya di Dewan Perwakilan Daerah untuk bergabung dengan Hanura. "Kami perkirakan kursi Hanura bisa menjadi 50. Itu minimal," kata Dadang saat dihubungi, Kamis, 22 Desember 2016.

    Keyakinan itu didasari pada banyaknya tokoh DPD yang memiliki elektabilitas tinggi. Selain itu, kata Dadang, banyak pula anggota DPD yang dulunya tokoh dari partai politik. "Jadi ini menambah tenaga baru bagi Hanura," ujarnya.

    Salah satu anggota DPD yang telah menyatakan akan bergabung adalah senator asal Bali I Gede Pasek Suardika. Pasek merupakan mantan kader Partai Demokrat.

    Saat ditemui di gedung DPP Hanura Rabu malam kemarin, OSO mengatakan telah mendapat dukungan dari Mantan Ketua Uum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Anas yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Pergerakan Indonesia memerintahkan pengikutnya gabung ke Hanura. Namun, Anas sendiri belum menjadi kader Hanura.

    Dadang menuturkan, partainya belum membahas hal ini lebih jauh. "Kami percayakan pada ketua umum yang baru untuk mendekati berbagai tokoh dan kalangan agar semakin memperkokoh jaringan yang kami miliki," ujarnya.

    AHMAD FAIZ

    Baca juga:
    Demam Telolet, dari Bernada Dangdut sampai Mars 17 Agustus
    Jadi Tersangka, Saipul Jamil Datangi KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka yang Dianggap Layak Jadi Menteri, Tsamara Amany Disebut

    Nama-nama yang dianggap layak menjabat menteri kabinet Jokowi - Ma'ruf kuat beredar di internal partai pendukung pasangan itu. Tsamara Amany disebut.