KAI Bagikan Bunga Mawar ke Penumpang, Ibu-ibu Tersenyum

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bunga mawar merah. pinterest.com

    Ilustrasi bunga mawar merah. pinterest.com

    TEMPO.CO, Surabaya -  PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daerah Operasi VIII membagikan bunga mawar ke penumpang, khususnya para ibu, yang menunggu di stasiun. Menurut Humas Daerah Operasi VIII Gatut Sutiyatmoko, pembagian bunga mawar itu untuk memperingati Hari Ibu pada hari ini. "Total ada 1.000 mawar yang kami bagikan," kata Gatut di kantornya, Kamis 22 Desember 2016. 

    Kegiatan dengan tema "Seribu Mawar Terkasih untuk Ibu" ini sengaja dilaksanakan sebagai wujud apresiasi kepada penumpang kereta api, khususnya para ibu. Selain itu, pembagian ini sebagai tanda cinta PT KAI kepada para ibu yang menjadi penumpang setia kereta api.  "Ini menunjukkan rasa terima kasih kami dan apresiasi kami untuk ibu," ujarnya.

    Dari 1.000 jumlah bunga mawar yang disediakan, sebanyak 200 dibagikan di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi sebanyak 200 mawar, dan Malang sebanyak 200 mawar.

    Baca: Hari Ibu, Twitter Luncurkan Emoji Khusus

    Selain itu PT KAI juga membagi bunga mawar di Stasiun Bojonegoro sebanyak 100 mawar, Stasiun Mojokerto sebanyak 100 mawar, Stasiun Wonokromo sebanyak 100 mawar, dan Stasiun Sidoarjo sebanyak 100 mawar.

    Dari pengamatan Tempo di Stasiun Gubeng Surabaya, pegawai PT KAI dengan berseragam langsung disebar untuk membagikan bunga mawar. Mereka membagikan bunga mawar di ruang tunggu penumpang yaang terletak di depan loket penjualan tiket.

    Beberapa penumpang wanita terlihat tersenyum ketika seorang pegawai PT KAI menyerahkan setangkai bunga mawar kepadanya. "Terima kasih," ujar penumpang itu.

    EDWIN FAJERIAL

    Baca:
    Lima Rekomendasi Kado Spesial di Hari Ibu
    Bingung Mencari Hadiah buat Ibu, Coba 5 Barang Berikut


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Keunggulan Bahan Bakar Campuran Biodiesel B30 Saat Uji Coba

    Biodiesel B30 akan diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Desember 2019. Ini hasil B30 yang berbahan solar campur minyak kelapa sawit.