INVESTIGASI: Anak IPS Juga Bisa Jadi Dokter  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • IDI Tolak Pendidikan Dokter Layanan Primer. TEMPO/Fahmi Ali

    IDI Tolak Pendidikan Dokter Layanan Primer. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak orang mungkin bercita-cita menjadi dokter. Namun tak semua bisa masuk fakultas kedokteran. Ada syarat-syarat yang harus dipenuhi calon mahasiswa kedokteran.

    Syarat ini diatur juga dalam Peraturan Konsul Kedokteran Indonesia Nomor 10 Tahun 2012 tentang Standar Pendidikan Profesi Dokter Indonesia. Salah satunya, hanya lulusan IPA yang bisa mengikuti tes pendidikan kedokteran.

    Nyatanya, ada saja kampus yang menerima lulusan SMA jurusan lain. Selain itu, menerima lulusan Sekolah Teknik Mesin. Salah satunya adalah Universitas Malahayati di Lampung. "Kami pernah menegur Malahayati karena menerima lulusan IPS dan STM," kata Direktur Kelembagaan Kementerian Pendidikan 2014-2015, Hermawan Kresno Dipojono.

    Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati Toni Prasetia dan Ketua Program Studi Kedokteran Dalfian Adnan melalui pernyataan tertulis mengatakan kekeliruan tersebut sudah mereka perbaiki. "Mereka yang dari jurusan IPS dan STM disarankan untuk sekolah persamaan dan sudah dilakukan," katanya. "Sekarang, semua mahasiswa baru dari jurusan IPA.”

    Baca selengkapnya investigasi Majalah Tempo edisi pekan ini.

    TIM INVESTIGASI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.