Diduga Sakit Jiwa, Seorang Ayah di Bone Bunuh Anaknya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembunuhan menggunakan pisau. Tempo/Indra Fauzi

    Ilustrasi pembunuhan menggunakan pisau. Tempo/Indra Fauzi

    TEMPO.CO, Makassar - Riska, 3 tahun, tewas dibunuh ayah kandungnya, Amal, 39 tahun, di Desa Baringeng, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Selasa dini hari, 20 Desember 2016, sekitar pukul 01.30 WITA.

    Kepala Kepolisian Resor Bone Ajun Komisaris Besar Raspani mengatakan pelaku sudah ditangkap beserta barang bukti sebilah badik. "Kami belum tahu motif tiba-tiba dia menusuk anaknya," ucap Raspani, Selasa siang.

    Menurut Raspani pelaku akan dibawa ke Makassar untuk diperiksa kondisi kejiwaannya. Raspani berujar, awalnya, pelaku melakukan kekerasan terhadap korban dengan menusuk bagian perut menggunakan sebilah badik.

    "Saat itu memang korban sedang tidur bersama ibunya. Namun saya belum tahu nama ibunya, belum ada data detail karena masih berduka dan akan dimakamkan hari ini" ucap dia.

    Setelah terluka, kata Raspani, Riska langsung dibawa ke Puskesmas Tanabatue untuk mendapatkan perawatan. Namun pihak Puskesmas merujuk korban ke Rumah Sakit Wahidin Makassar. "Dalam perjalanan menuju Makassar, tepatnya di Kabupaten Maros, korban meninggal dunia," ujarnya.

    Setelah melukai anaknya, pelaku sempat meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor. Personel Kepolisian Sektor Libureng melakukan upaya pencarian dan berhasil menangkap pelaku pukul 06.20 WITA di Dusun Tinco, Desa Mario, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone.

    DIDIT HARIYADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.