Alasan Hanura Pilih Oesman Sapta sebagai Pengganti Wiranto  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota DPD perwakilan Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang bersama ketua DPD, Irman Gusman (kedua kanan) memberi keterangan di hadapan awak media usai memenangi voting pada Sidang Pleno DPD pemilihan calon pimpinan MPR dari kelompok DPD di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin 6 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Anggota DPD perwakilan Kalimantan Barat, Oesman Sapta Odang bersama ketua DPD, Irman Gusman (kedua kanan) memberi keterangan di hadapan awak media usai memenangi voting pada Sidang Pleno DPD pemilihan calon pimpinan MPR dari kelompok DPD di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Senin 6 Oktober 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Oesman Sapta Odang dipastikan sebagai satu-satunya calon Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), menggantikan Wiranto yang kini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.

    Sekretaris Jenderal Partai Hanura Berliana Kartakusuma mengatakan Oesman bakal ditunjuk secara aklamasi pada musyawarah nasional luar biasa (munaslub) di kantor DPP Partai Hanura, Jakarta, Rabu, 21 Desember 2016.

    BacaAsal-usul Makar, Ini Penjelasan Wiranto

    “Kemungkinan tidak ada calon lain, tokoh-tokoh Hanura akan mempersilakan beliau (Oesman) memimpin,” kata Berliana saat dihubungi Tempo, Selasa, 20 Desember 2016. Pergantian ketua partai tersebut dilakukan karena Wiranto tak mungkin lagi menjabat lantaran jabatannya sekarang menjadi menteri.

    Menurut Berliana, partainya memiliki beberapa pertimbangan untuk memutuskan calon tunggal yaitu Oesman. Ia mengatakan Oesman sudah menjadi kader lama di Hanura dan kini menjabat sebagai wakil dewan penasehat. Oesman juga dinilai memiliki rekam jejak politik yang baik dan aktif di organisasi kemasyarakatan.

    SimakOngen: Ada 10 Politikus Hanura Berhati Hello Kitty

    Oesman adalah Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) periode 2014-2019. Menurut Berliana, kecenderungan para kader dan tokoh-tokoh Hanura juga sudah memberikan tempat bagi Oesman untuk memimpin Hanura agar tetap eksis. “Tentu Partai Hanura pasti butuh ketokohan nasional (dari Oesman),” kata dia.

    Berliana menjelaskan pemilihan secara aklamasi terhadap Oesman akan dilakukan di kantor DPP Hanura di Jakarta Timur. Acara tersebut sekaligus meresmikan kantor baru. Ia mengatakan agenda munaslub dilakukan mulai pukul 18.30 hingga selesai.

    DANANG FIRMANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.