Dukacita Ketua MPR untuk Dua Musibah

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR Zulkifli Hasan menyampaikan rasa duka mendalam kepada korban bencana gempa di Aceh dan jatuhnya pesawat Hercules jenis C-130 yang menewaskan 12 orang.

    Ketua MPR Zulkifli Hasan menyampaikan rasa duka mendalam kepada korban bencana gempa di Aceh dan jatuhnya pesawat Hercules jenis C-130 yang menewaskan 12 orang.

    INFO MPR - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengunjungi korban gempa Aceh di Kabupaten Pidie Jaya, Minggu 18 Desember 2016. Kedatangan Zulkifli ditemani  Anggota MPR RI Ali Taher, Mulfachri Harahap, Muslim Ayub, Pimpinan Lembaga Pengkajian MPR RI Ahmad Farhan Hamid dan Wakil Bupati Pidie Jaya.

    Zulkifli berkeliling dan melihat kerusakan-kerusakan akibat gempa berskala 6,5 SR pada tanggal 7 Desember lalu. Dia juga memantau posko-posko penanganan bencana di beberapa titik di seputar lokasi bencana. Kemudian dia menemui  korban gempa yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian.

    Di tempat ini Zulkifli menyatakan rasa belasungkawa dan berusaha menguatkan para korban yang masih dirundung kesedihan karena kehilangan tempat tinggal dan kehilangan sanak saudara.

    "Saya  menyampaikan rasa duka mendalam kepada korban bencana gempa  sekaligus melihat kondisi   saat ini. Saya berharap rumah-rumah mereka cepat dibantu untuk berdiri kembali sehingga mereka cepat kembali dan anak-anak mereka bisa meneruskan sekolahnya," katanya.

    Zulkifli  menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah pusat dan daerah terutama Presiden Joko Widodo yang  cepat tanggap  menghadapi bencana dan penanganan pasca bencana.  Apresiasi serupa juga diberikannya kepada rekan-rekan TNI dan BNPB.  Tidak hanya berkunjung, Zulkifli juga menyerahkan bantuan berupa beberapa genset, ratusan selimut dan uang tunai.

    Dalam kesempatan kunjungannya di Aceh, Zulkifli juga menyampaikan  belasungkawa dan keprihatinan atas musibah jatuhnya pesawat Hercules jenis C-130 kode penerbangan A-1330 Hsa 334 TNI AU  di sekitar Gunung Lisuwa, Kampung Maima, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Minggu pagi. Peristiwa ini  menyebabkan 12 prajurit TNI AU gugur.

    "Saya sampaikan duka mendalam kepada TNI kita, dan juga duka mendalam kepada para keluarga prajurit yang gugur,” ujar dia.

    Kecelakaan ini menjadi sebuah pelajaran untuk bangsa ini agar lebih diperhatikan kembali alutsista atau alat utama sistem pertahanan militer Indonesia dan Polri semakin diperbaharui. Sehingga kejadian serupa tidak terulang.

    Pesawat Hercules jenis C-130 kode penerbangan A-1330 Hsa 334 TNI AU  jatuh di pegunungan Papua, pukul 05.34 WIT. Setelah sebelumnya bertolak dari Bandara baru Mozes Kilangin di Timika, Kabupaten Mimika, tujuan Wamena, Kabupaten Jayawijaya, membawa bahan bangunan, 12 kru, serta satu penumpang.

    Pesawat  jatuh pukul 06.05 WIT di Kampung Minimo, Distrik Maima, Kabupaten Jayawijaya.  Kabar terakhir, ke 12 prajurit yang gugur telah dievakuasi oleh gabungan personel Paskhas TNI AU dan Lanud Manuhua. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.