Komandan Lanud Abdulrachman Saleh Kunjungi Keluarga Korban  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat terbang C-130 Hercules, merupakan salah satu pesawat angkut yang sangat diandalkan oleh TNI AU. Tidak terhitung misi tempur dan kemanusiaan yang telah dijalaninya, walaupun berusia cukup tua namun masih dapat diandalkan. Berikut ini rangkaian foto, tentang bagaimana sebuah pesawat legendaris Hercules dirawat. TEMPO/Abdi Purnomo

    Pesawat terbang C-130 Hercules, merupakan salah satu pesawat angkut yang sangat diandalkan oleh TNI AU. Tidak terhitung misi tempur dan kemanusiaan yang telah dijalaninya, walaupun berusia cukup tua namun masih dapat diandalkan. Berikut ini rangkaian foto, tentang bagaimana sebuah pesawat legendaris Hercules dirawat. TEMPO/Abdi Purnomo

    TEMPO.CO, Malang — Komandan Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Marsekal Pertama TNI R.M. Djoko Senoputro, mengatakan sedang mengunjungi 12 keluarga korban jatuhnya pesawat angkut militer C-130 Hercules A-1334.

    Pesawat itu jatuh di Pegunungan Lisua, Distrik Minimo, Kabupaten Jayawijaya, Papua, saat menerbangi rute Timika-Wamena pada pagi hari ini, Minggu, 18 Desember 2016, pukul 06.05 WIT. Pesawat yang dipiloti Mayor Marlon A. Kawer itu mengangkut 11 penumpang, yang semuanya anggota TNI AU.

    “Mereka semua anggota kami. Kami keliling, mengunjungi satu per satu keluarga tiap korban yang gugur untuk memberikan dorongan semangat, kekuatan, dan ketabahan, serta ungkapan duka kami yang paling mendalam,” kata Djoko saat dihubungi lewat telepon.

    Menurut Djoko, enam korban bertempat tinggal di dalam markas Pangkalan, sedangkan enam korban lain berdomisili di luar markas Pangkalan. Saat ini kunjungan masih berlangsung.

    ABDI PURMONO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.