BI Edarkan Uang Bergambar Pahlawan dari Papua Senin Depan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Frans Kaisiepo. wikipedia.org

    Frans Kaisiepo. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jayapura - Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Joko Supratikto mengatakan pihaknya telah menerima uang desain baru bergambar pahlawan nasional dari Papua, Frans Kaisiepo, yang akan diterbitkan bersamaan semua pecahan pada 19 Desember 2016.

    "Kami sudah terima dan akan kami distribusikan uang tersebut seusai launching di Jakarta, 19 Desember 2016," ucapnya kepada Jubi, Jumat, 16 Desember 2016.

    Baca:
    Remaja Ini Mau Bom Pasar Natal dan Gedung di Jerman, tapi...

    Dukung Timnas, PSSI Boyong WAGS ke Thailand

    Joko kemudian meminta masyarakat tidak panik dan melakukan penukaran. Sebab, uang emisi tahun sebelumnya masih bisa digunakan. Menurut Joko, jumlah uang desain baru dengan gambar Frans Kaisiepo cukup untuk masyarakat yang ingin memilikinya.

    "Untuk Papua, kebanyakan masyarakat di sini pasti menginginkan uang pecahan Rp 10 ribu karena bergambar pahlawan nasional dari Papua, Frans Kaisiepo, sehingga kami siapkan lebih banyak," ujarnya.

    Pemerintah melalui Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2016 menetapkan pencetakan uang desain baru bergambar 12 pahlawan nasional. Para pahlawan itu antara lain Ir Sukarno-Mohammad Hatta pada uang kertas pecahan Rp 100 ribu, Ir H Djuanda Kartawidjaja (Rp 50 ribu), G.S.S.J. Ratulangi (Rp 20 ribu), Frans Kaisiepo (Rp 10 ribu), Dr KH Idham Chalid (Rp 5.000), Mohammad Husni Thamrin (Rp 2.000), dan Tjut Meutia (Rp 1.000).

    Untuk pecahan uang logam, ada gambar I Gusti Ketut Pudja pada pecahan Rp 1.000, Letnan Jenderal TNI (Pur) Tahi Bonar Simatupang (Rp 500), Dr Tjipto Mangunkusumo (Rp 200), dan Prof Dr Ir Herman Johanes (Rp 100).

    TABLOID JUBI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.