Sedang di Musala, Terduga Teroris Ditangkap di Purworejo

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi membaka barang bukti seusai menggeledah rumah kontrakan terduga teroris di Kampung Padasukan, Tasikmalaya, Jawa Barat, 15 Desember 2016. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri mengamankan satu keluarga yang diduga kelompok jaringan teroris bom dalam

    Polisi membaka barang bukti seusai menggeledah rumah kontrakan terduga teroris di Kampung Padasukan, Tasikmalaya, Jawa Barat, 15 Desember 2016. Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Mabes Polri mengamankan satu keluarga yang diduga kelompok jaringan teroris bom dalam "rice cooker" di Bekasi. ANTARA/Adeng Bustomi

    TEMPO.CO, Purworejo - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap terduga teroris Ika Puspitasari, 34 tahun, warga Dusun Tegalsari, Desa Brenggong, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, Kamis, 15 Desember 2016.

    Kapolres Purworejo Ajun Komisaris Besar Satrio Wibowo mengatakan penangkapan dilakukan tim Densus 88 dibantu sejumlah personel pengamanan Polres Purworejo.

    Ia menuturkan terduga teroris tersebut ditangkap di musala Dusun Tegalsari. Saat itu, terduga sedang membantu mempersiapkan kegiatan Maulid Nabi SAW.

    Terduga teroris tersebut kemudian dibawa ke rumahnya yang juga terletak di Dusun Tegalsari. Di sana, tim Densus menyita beberapa barang bukti berupa buku, telepon seluler, paspor, dan identitas terduga.

    Selanjutnya, terduga teroris tersebut diamankan di Polres Purworejo untuk diperiksa. "Terduga teroris dan semua barang yang disita itu kemudian diangkut ke Jakarta," katanya.

    Belum diketahui apakah penangkapan ini terkait dengan bom panci di Bekasi. Pada Kamis pagi, 15 Desember 2016, Densus menangkap pasangan suami-istri di Tasikmalaya karena diduga terkait dengan bom panci Bekasi.

    Berdasarkan keterangan warga sekitar, Ika bersosialisasi dengan masyarakat secara baik dan sering membantu apabila tetangga ada hajatan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.