Purwakarta Beli 100 Ambulans Baru dengan Beragam Sirene

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, bersama Restu, bocah penderita talasemia dan ibunya, Tuti, menyatakan menggratiskan biaya transfusi darah bagi keluarga kurang mampu di Purwakarta, 8 Maret 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, bersama Restu, bocah penderita talasemia dan ibunya, Tuti, menyatakan menggratiskan biaya transfusi darah bagi keluarga kurang mampu di Purwakarta, 8 Maret 2016. TEMPO/Nanang Sutisna

    TEMPO.COPurwakarta - Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, membeli seratus ambulans baru buat mendukung kinerja puskesmas dan dinas kesehatan. Dengan demikian, pelayanan kesehatan untuk masyarakat diharapkan menjadi lebih prima. "Mulai dioperasikan tahun 2017," kata Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat dihubungi Tempo, Rabu pagi, 14 Desember 2016. 

    Anggaran pengadaan seratus ambulans tersebut diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purwakarta tahun 2017 yang totalnya lebih dari Rp 20 miliar. Mobil ambulans baru tersebut, ujar Dedi, didesain berbeda dengan 117 ambulans yang sudah dioperasikan sebelumnya. "Tidak saja bisa dipakai buat pasien fisik, tapi juga pasien sakit jiwa," ujarnya.

    Selain itu, Dedi mendesain suara sirene yang ada di ambulans dengan berbagai jenis. Misalnya, suara sirene buat pasien yang akan melahirkan berbeda dari pasien korban kecelakaan. Begitu pun buat pasien pengidap jantung dan pasien sakit jiwa.

    Dedi menegaskan bahwa semua pelayanan ambulans pelat merah tersebut dilakukan secara gratis buat masyarakat Purwakarta. "Semua biaya operasional ambulans, dari bahan bakar, jasa sopir, jasa perawatan, hingga pertolongan pertama, ditanggung pemerintah," tutur Dedi.

    Dedi menjelaskan, jasa layanan ambulans tersebut juga dilakukan dengan teknologi canggih berbasis online. "Masyarakat yang akan menggunakannya cukup menghubungi SMS center on time yang terkoneksi dengan telepon pengemudinya," ucapnya.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta Anne Hediana mengatakan sangat terbantu dengan penambahan seratus ambulans tersebut. Terutama di tingkat puskesmas yang tersebar di sebelas kecamatan. "Keluhan masyarakat akan semakin bisa diminimalkan," ujar Anne. 

    Dengan demikian, kata Anne, tak ada lagi alasan bagi petugas dinas kesehatan dan puskesmas untuk tidak memberikan pertolongan pertama buat para pasien di 193 desa dan kelurahan yang ada di Purwakarta. "Misi kami untuk bisa memberikan layanan kesehatan yang istimewa kepada masyarakat akan mudah terwujud," ujar Anne.

    NANANG SUTISNA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.