Lepas Pasukan TNI untuk Misi Perdamaian, Ini Pesan Panglima

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prajurit mengikuti Upacara pemberangkatan Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-I/UNIFIL di Dermaga Madura Koramatim, Surabaya, 11 Agustus 2016. Satgas ini bertugas sebagai pasukan sementara PBB di Lebanon. ANTARA/Zabur Karuru

    Prajurit mengikuti Upacara pemberangkatan Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-I/UNIFIL di Dermaga Madura Koramatim, Surabaya, 11 Agustus 2016. Satgas ini bertugas sebagai pasukan sementara PBB di Lebanon. ANTARA/Zabur Karuru

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo melepas keberangkatan 1.169 prajurit Satuan Tugas Kontingen Garuda United Nations Interim Force in Lebanon (Unifil) 2016-2017. Dalam upacara yang berlangsung di Plaza Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur itu, Gatot menyampaikan sejumlah pesan.

    “Apa yang kalian kerjakan di sana menjadi cerminan kualitas TNI di hadapan tentara negara lain, sekaligus menjadi ukuran dalam memandang dan memposisikan Indonesia di forum internasional,” kata Gatot saat upacara dikutip dari siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI, Selasa, 13 Desember 2016.

    Gatot mengingatkan bahwa misi perdamaian Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) merupakan tugas istimewa. Pasalnya, para prajurit itu dipercaya untuk menjadi duta TNI, serta duta bangsa dan negara di forum internasional.

    Pasukan Garuda, kata Panglima, menjunjung tinggi kehormatan bangsa dan kepercayaan dunia internasional dengan menunjukkan prestasi, kinerja dan dedikasi yang tinggi. Selain itu, juga senantiasa memperhatikan prosedur tetap yang berlaku di wilayah tempat tugas di manapun prajurit ditempatkan.

    Menurut Panglima, nama Pasukan Garuda diberikan oleh Presiden RI pertama Soekarno, dan merupakan lambang keperkasaan NKRI. “Lambang Garuda yang terpatri di dadamu, dengan Merah Putih di lengan kirimu telah mengukir nama terbaik. Tidak ada yang bisa mengalahkan nama harum Pasukan Garuda,” kata Gatot.

    Gatot pun menegaskan bahwa 1.169 prajurit itu terpilih melalui seleksi panjang. “Kalian adalah prajurit-prajurit terbaik saat ini, maka diberi kepercayaan untuk melaksanakan tugas membawa nama Bangsa Indonesia.”

    Pasukan Garuda terbagi dalam beberapa satgas, yaitu 50 personel Satgas Force Head Quarter Support Unit Konga (FHQSU) XXVI-I-1, 850 personel Batalyon Mekanis (Yonmek) XXIII-K, 150 personel Force Protection Company (FPC) XXVI-I-2, 75 personel Military Police Unit (MPU) XXV-I, 18 personel Military Community Outreach Unit (MCOU) XXX-G, 6 personel Civil Military Coordination (CIMIC) XXXI-G, 9 personel Level II Hospital XXXIX-H, dan 11 personel Milstaf Seceast Unifil. Juga Maritime Task Force (MTF) XXVIII-I yang sudah berada di Lebanon. Di antara Pasukan Garuda itu terdapat 29 tentara perempuan.


    YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Berbagai Cara dalam Menekan Pelanggaran Batasan Bawaan Penumpang

    Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terus berupaya menekan pelanggaran batasan bawaan penumpang dari luar negeri di pintu masuk bandara.