Cuaca Buruk, Pesawat Sriwijaya Gagal Mendarat di Ternate  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Sriwijaya Air tertutupi abu letusan Gunung Gamalama sehingga batal terbang di Ternate, Maluku Utara, 18 Desember 2014. Gunung Gamalama menyemburkan abu vulkanik setinggi 200 meter. TEMPO/Budhy Nurgianto

    Pesawat Sriwijaya Air tertutupi abu letusan Gunung Gamalama sehingga batal terbang di Ternate, Maluku Utara, 18 Desember 2014. Gunung Gamalama menyemburkan abu vulkanik setinggi 200 meter. TEMPO/Budhy Nurgianto

    TEMPO.CO, Ternate - Cuaca buruk membuat pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 691 dari Jakarta gagal mendarat di Bandara Sultan Babullah, Selasa, 13 Desember 2016. Pesawat itu dialihkan menuju Bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

    Informasi yang dihimpun Tempo, pengalihan pendaratan pesawat Sriwijaya Air ke Bandara Sam Ratulangi, Manado, lantaran cuaca di bandara tersebut cerah berawan. Selain itu, jarak bandara tersebut dari Ternate dianggap relatif dekat.

    Baca:
    Sidang Ahok, PN Jakarta Utara Izinkan TV Siaran Langsung
    Bachtiar: Subuh Berjamaah 1212 Awal Revolusi Umat Islam

    Menurut Ridwan, salah satu petugas bandara, untuk saat ini cuaca di Bandara Sultan Babullah dinilai tak aman untuk melakukan pendaratan dan aktivitas terbang pesawat. Untuk itu pihak bandara untuk sementara menghentikan aktivitas penerbangan hingga cuaca membaik.

    "Cuaca di bandara Ternate saat ini sedang hujan ringan dengan kecepatan angin mencapai 9,3 kilometer per jam dan jarak pandang 2,6 kilometer. Cuaca seperti ini dinilai tak aman untuk aktivitas pendaratan," kata Ridwan kepada Tempo, Selasa, 13 Desember.

    Ridwan menambahkan, selain Sriwijaya, pihak bandara menunda sementara aktivitas penerbangan pesawat Wings Air tujuan Manado. Langkah diambil untuk menghindari kemungkinan buruk yang timbul akibat cuaca.

    "Jadi pagi ini, untuk sementara belum ada pesawat yang diizinkan mendarat. Semua dialihkan ke Manado," ujar Ridwan.

    Evayanti, salah satu petugas Sriwijaya Air, mengatakan pihaknya akan menerbangkan kembali penumpang ke Ternate setelah pihak bandara menyatakan cuaca di Ternate aman untuk melakukan pendaratan pesawat. Karena itu untuk sementara jadwal penerbangan mengalami penundaan selama dua jam.

    "Betul, saat ini pesawat tidak bisa mendarat karena cuaca buruk, karena itu untuk keamanan, pesawat dialihkan ke Bandara Manado. Pesawat akan terbang setelah cuaca mendukung," ujar Evayanti.

    BUDHY NURGIANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Enam Poin dalam Visi Indonesia, Jokowi tak Sebut HAM dan Hukum

    Presiden terpilih Joko Widodo menyampaikan sejumlah poin Visi Indonesia di SICC, 14 Juli 2019. Namun isi pidato itu tak menyebut soal hukum dan HAM.