Natal dan Tahun Baru, PT ASDP Optimistis Mampu Layani Warga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam kondisi normal, penyeberangan antara kedua pelabuhan (Merak dan Bakauheni) sebanyak 108 trip (perjalanan pulang pergi) perhari. DOK/TEMPO/Adri Irianto

    Dalam kondisi normal, penyeberangan antara kedua pelabuhan (Merak dan Bakauheni) sebanyak 108 trip (perjalanan pulang pergi) perhari. DOK/TEMPO/Adri Irianto

    TEMPO.CO, Jakarta - PT ASDP Indonesia Ferry optimistis mampu melayani angkutan Natal dan Tahun Baru 2016 di 10 lintasan penyeberangan di Indonesia. Jumlah penumpang juga diperkirakan meningkat 4,5 persen atau sekitar 3,31 juta orang dibandingkan tahun lalu 3,17 juta orang.

    Hal itu dikemukakan oleh Pelaksana Tugas Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Faik Fahmi. Menurut dia, 10 lintasan penyeberangan yang tergolong padat adalah Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Lembar-Padangbai, Kayangan-Pototano, Bajoe-Kolaka, Tanjung Kelian-Tanjung Api Api, Sibolga-Nias, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Kupang-Rote dan Kupang-Sabu.

    Faik menjelaskan, sesuai dengan Instruksi Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor IM 22 Tahun 2016, pos koordinasi layanan operasi angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 berlangsung dari 18 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017.

    Berdasarkan Instruksi Menteri Perhubungan itu, kata Faik, PT ASDP berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pengguna jasa penyeberangan pada periode Natal dan Tahun Baru. “Kami akan berusaha memberikan pelayanan dengan aman, nyaman, lancar, dan selamat sampai di pelabuhan tujuan," ujar Faik dalam keterangan tertulisnya, Senin, 12 Desember 2016.

    Faik memprediksi, puncak arus berangkat angkutan Natal dan Tahun Baru dari 23-24 Desember 2016, dan 30-31 Desember 2016. Sedangkan puncak arus balik liburan diprediksi pada 2-3 Januari 2017, dan 8 Januari 2017. "Tahun ini, waktu arus mudik dan balik Natal diperkirakan akan lebih panjang karena berbarengan dengan waktu liburan anak sekolah," ucapnya.

    Adapun kendaraan roda dua yang menyeberang di 10 lintasan itu juga diperkirakan meningkat 6,2 persen menjadi 318.658 unit dibandingkan tahun lalu 299.960 unit. Sedangkan kendaraan roda empat naik 5,8 persen menjadii 664.404 unit dibandingkan tahun lalu 627.720 unit.

    Peningkatan jumlah orang maupun kendaraan yang akan menyeberang mengharuskan PT ASDP menambah trip penyeberangan kapal 8,1 persen menjadi 19.747 trip. Tahun lalu 18.254 trip.

    Faik mengatakan, pihaknya perlu memperhatikan beberapa hal, seperti kesiapan armada dan dermaga dan pelayanan loket tiket di setiap pelabuhan. Demikian pula fasilitas pendukung agar memberikan kenyamanan bagi pengguna jasa, mulai dari toilet, mushola, ruang menyusui, fasilitas angkutan lanjutan di pelabuhan, hingga rambu-rambu penunjuk di dalam pelabuhan.

    Faik memastikan jumlah dan kapasitas angkut kapal penyeberangan natal dan tahun baru kali ini cukup memadai. Selain itu, PT ASDP juga mempercepat proses bongkar muat di pelabuhan. “Sudah diskenariokan, dalam kondisi padat akan dioperasikan kapal-kapal berkapasitas besar. Diharapkan tidak terjadi penumpukan penumpang dan kendaraan yang menghambat layanan."

    INGE KLARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.