Hadiri Perayaan Natal, Sri Mulyani: Perbedaan itu Kekayaan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pencapaian realisasi dan evaluasi program pengampunan pajak periode pertama di Kementerian Keuangan, Jakarta, 14 Oktober 2016. Periode I program pengampunan pajak harta terdeklarasi mencapai Rp3.826,81 triliun. ANTARA/Puspa Perwitasari

    Menteri Keuangan Sri Mulyani menyampaikan pencapaian realisasi dan evaluasi program pengampunan pajak periode pertama di Kementerian Keuangan, Jakarta, 14 Oktober 2016. Periode I program pengampunan pajak harta terdeklarasi mencapai Rp3.826,81 triliun. ANTARA/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menghadiri perayaan natal para pegawai Kementerian Keuangan di Gedung Dhanapala Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Ahad, 11 Desember 2016. Dalam acara tersebut, Sri Mulyani yang mengenakan kebaya hijau dengan kain batik menyampaikan beberapa pesan.

    Menurut Sri Mulyani, menjaga kebinekaan dan kemajemukan merupakan tugas seluruh masyarakat. "Indonesia adalah negara yang majemuk. Tuhan menciptakan manusia juga secara majemuk. Dunia tidak diciptakan dengan manusia satu tipe, satu kepercayaan, satu suku, atau satu ras," ucapnya.

    Sri Mulyani berujar, dunia diciptakan dengan manusia yang beragam agar manusia mampu memahami perbedaan dan kemajemukan. "Dengan memahami perbedaan, kita akan kaya sebagai manusia. Perbedaan itulah yang menjadi sumber kekayaan kita," ujarnya.

    Sri Mulyani berpesan kepada semua pegawai Kementerian Keuangan yang hadir dalam perayaan natal tersebut untuk selalu menghargai perbedaan. "Selalu mampu berpikir serta bertindak dengan menghormati perbedaan dan kemajemukan sehingga hidup sebagai bangsa Indonesia yang harmonis," tuturnya.

    Dalam kesempatan itu, Sri Mulyani juga menilai natal merupakan perayaan yang spesial bagi umat Kristen. "Selamat hari natal. Semoga seluruh jajaran Kementerian Keuangan terus melakukan refleksi diri dan bisa mencontoh perbuatan yang baik dari semua yang telah dicontohkan Yesus Kristus," katanya.

    Dalam acara itu, hadir sejumlah pejabat Kementerian Keuangan, seperti Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Hadiyanto, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Robert Pakpahan, serta Direktur Jenderal Kekayaan Negara Sonny Loho. Hadir pula Direktur Jenderal Perbendaharaan Marwanto dan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Suahasil Nazara.

    ANGELINA ANJAR SAWITRI



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.