Jokowi ke Aceh, Peresmian Tugu Antikorupsi di Riau Ditunda

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Reno Esnir

    ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.COPekanbaru - Presiden Joko Widodo batal meresmikan Tugu Antikorupsi di Pekanbaru, Jumat, 9 Desember 2016. Jokowi, yang semula dijadwalkan hadir memperingati Hari Antikorupsi di Riau, mengubah jadwal dengan mengunjungi Provinsi Aceh yang baru saja dilanda bencana gempa bumi.

    "Presiden berangkat ke Aceh mengunjungi korban gempa," kata Asisten II Pemerintah Provinsi Riau Masperi kepada Tempo, Jumat, 9 Desember 2016.

    Menurut Masperi, Presiden Jokowi sudah direncanakan meresmikan Tugu Antikorupsi di Pekanbaru. Jokowi juga diagendakan melakukan groundbreaking pembangunan Jalan Tol Lintas Sumatera Pekanbaru-Dumai serta meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Uap Tenanyan Raya. 

    Namun, setelah Aceh dilanda gempa, Presiden memutuskan berangkat ke provinsi Serambi Mekah itu untuk mengunjungi korban dan membatalkan seluruh agendanya di Riau. 

    Meski demikian, kata Masperi, pembangunan proyek Jalan Tol Pekanbaru-Dumai akan tetap dilanjutkan meski belum dilakukan groundbreaking oleh Presiden. "Tidak ada masalah, pembangunan tetap berjalan meski belum groundbreaking, karena itu hanya seremonial," ujar Masperi. 

    Menurut Masperi, pemerintah Riau akan kembali menjadwalkan kehadiran Presiden Jokowi untuk meresmikan Tugu Antikorupsi dan sejumlah proyek pembangunan di Riau. "Nanti kami jadwalkan lagi," ucapnya. 

    Tugu Antikorupsi yang terletak di Taman Tunjuk Ajar Integritas baru selesai dibangun. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Raharjo sempat meninjau tugu tersebut. Sejumlah pejabat ikut dalam peninjauan tugu, antara lain Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman, Jaksa Agung M. Prasetyo, dan sejumlah kepala daerah.

    KPK menunjuk Provinsi Riau sebagai tuan rumah memperingati Hari Antikorupsi Internasional. Sejumlah kegiatan dilakukan selama sepekan, seperti seminar, lokakarya antikorupsi, penampilan komunitas, dan pameran. Acara digelar di beberapa tempat, yakni di halaman kantor Gubernur, Balai Serindit, Gedung Daerah, dan lapangan Purna MTQ. 

    RIYAN NOFITRA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.