Bertemu Dubes AS, Ini Harapan Ketua DPR Setya Novanto

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, setelah menerima kunjungan pimpinan DPD di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu 9 November 2016. TEMPO/Arkhewis

    Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto, setelah menerima kunjungan pimpinan DPD di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Rabu 9 November 2016. TEMPO/Arkhewis

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Setya Novanto menerima kunjungan pelaksana tugas Duta Besar Amerika Serikat Brian McFeeters di lobi ruang pimpinan DPR, sore ini, Kamis, 8 Desember 2016.

    Dalam pertemuan itu, Setya didampingi Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan dua politikus Golkar Tantowi Yahya dan Meutya Hafid.

    Setya berharap, kerja sama Indonesia dan Amerika Serikat di bawah pimpinan Presiden Donald Trump, akan lebih baik. "Kita harap kerja sama semakin baik karena Donald Trump sangat mengerti Indonesia," ujarnya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, usai pertemuan itu.

    Pihak Kedutaan AS, kata Setya, menawarkan kerja sama dalam bidang perdagangan dan keamanan. Selain itu, lanjut dia, dalam pertemuan itu juga dibahas mengenai bidang pendidikan, seperti pertukaran pelajar dan kualitas sumber daya manusia. "Ini berarti penting bagi AS-Indonesia," ujarnya.

    Dalam keterangan tertulisnya, Setya mengapresiasi hasil pemilihan umum Amerika Serikat yang demokratis. Ia pun berharap, hubungan Indonesia dan AS yang sudah terjalin sejak 2010 akan semakin erat.

    Meski sempat ada kekawatiran dengan terpilihnya Trump, Setya tetap berprasangka baik. Ia berharap hubungan Indonesia dan Amrika tetap terjaga.

    "Kami berkeyakinan bahwa Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump akan tetap mempertahankan hubungan baiknya dengan Indonesia," kata dia.

    ARKHELAUS W.

    Baca juga:
    Ini Rincian Kerugian Akibat Gempa Pidie Jaya
    Pengacara Tanyakan Dasar Hukum Penangkapan Hatta Taliwang

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.