Dua Kader Golkar Fahd dan Fayakhun Akhirnya Berdamai  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua DPD Provinsi DKI Jakarta Partai Golkar, Fayakhun Andriadi (Tengah), Ketua Kordinator Bidang Kepartaian Golkar DKI Jakarta, juga anggota DPRD DKI Jakarta, H. Ramli (kiri), Ketua Kordinator Pengabdian Masyarakat, Jojo (kiri), Ketua Badan Advokasi Partai Golkar, Muslim Jaya Butar-Butar (kanan), Anggota DPRD DKI Jakarta Partai Golkar, Nasrat (kanan) menggelar konferensi pers di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta, terkait dugaan penganiayaan terhadap pelapor Fayakhun Andriadi, pada Senin, 5 Desember 2016. Tempo/Andi Gunawan (magang)

    Ketua DPD Provinsi DKI Jakarta Partai Golkar, Fayakhun Andriadi (Tengah), Ketua Kordinator Bidang Kepartaian Golkar DKI Jakarta, juga anggota DPRD DKI Jakarta, H. Ramli (kiri), Ketua Kordinator Pengabdian Masyarakat, Jojo (kiri), Ketua Badan Advokasi Partai Golkar, Muslim Jaya Butar-Butar (kanan), Anggota DPRD DKI Jakarta Partai Golkar, Nasrat (kanan) menggelar konferensi pers di Kantor DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta, terkait dugaan penganiayaan terhadap pelapor Fayakhun Andriadi, pada Senin, 5 Desember 2016. Tempo/Andi Gunawan (magang)

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Golkar, Fayakhun Andriadi, dan Ketua Angkatan Muda Partai Golkar Fahd Elfout Arafiq sepakat akan mencabut laporan atas insiden pemukulan yang melibatkan keduanya.

    "Pasti mencabut laporan," ujar Fayakhun dalam konferensi pers yang digelar di kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Cikini, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Desember 2016.

    Sebelumnya, Fayakhun melaporkan Fahd atas tuduhan pemukulan yang dilakukan terhadapnya ke Polda Metro Jaya pada 4 Desember 2016. Fahd tak terima dan melaporkan balik Fayakhun atas dugaan pencemaran nama baik.

    BACA: Usai Parade Kita Indonesia, Kader Golkar Terlibut Keributan
    Merasa Difitnah, Fahd Adukan Balik Fayakhun

    Setelah melakukan pembicaraan langsung secara intensif, akhirnya Fayakhun dan Fahd memutuskan untuk berdamai. "Kami satu Golkar. Saya dan Bung Fahd sudah bicara langsung menyamakan persepsi. Apa pun yang terjadi, ini yang pertama dan terakhir," kata Fayakhun.

    Fahd yang juga hadir dalam konferensi pers menyatakan permohonan maaf atas insiden pemukulan terhadap Fayakhun di Hotel Grand Hyatt usai Pawai Kita Indonesia, Minggu, 4 Desember 2016.

    "Saya mohon maaf kepada Ketua Golkar atas kejadian di Hotel Grand Hyatt, dan (saya) datang ke Kantor DPD DKI Golkar untuk menyatakan permohonan maaf," ujar Fahd.

    Rencananya, laporan akan dicabut Rabu, 7 Desember 2016.

    DENIS RIANTIZA | YY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut ojek online.