Netizen Menyoal, 1 Jaksa Kasus Ahok Diganti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Jaksa Agung M Prasetyo saat menghadiri acara pengarahan tax amnesty di Istana Negara, Jakarta, 28 Juli 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Kepala Kepolisian RI Komisaris Jenderal Tito Karnavian (kiri) berbincang dengan Jaksa Agung M Prasetyo saat menghadiri acara pengarahan tax amnesty di Istana Negara, Jakarta, 28 Juli 2016. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO.CO, Jakarta -Kejaksaan Agung menyiapkan 13 orang jaksa penuntut umum (JPU) dalam menangani kasus dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama. Namun, sempat ada perombakan yang dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum. Satu jaksa yang diganti di antaranya dianggap menimbulkan polemik di sosial media. 

    "Satu jaksa diganti karena munculkan kecurigaan di masyarakat. Namanya Ireine," kata Jaksa Agung Muhammad Prasetyo dalam rapat kerja dengan Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 6 Desember 2016.

    Prasetyo berujar ke-13 jaksa ini adalah jaksa senior yang memiliki jam terbang tinggi. Selain itu, ia menjamin bahwa dalam penanganan kasus Ahok akan bebas dari intervensi manapun. 

    BacaKasus Ahok, Kejaksaan Agung Dianggap Mirip Tukang Pos

    Jaksa Muda Pidana Umum Noor Rachmad mengatakan, pergantian jaksa tersebut merupakan respons terhadap sikap masyarakat di sosial media yang menuding Jaksa Irene akan membela Basuki alias Ahok karena sama-sama nonmuslim. Ireine pun digantikan oleh Fedrik Adhar. 

    Di media sosial Facebook ramai netizen mempermasalahkan kredibilitas Ireine karena melihat kepercayaannya. "Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara Ahok adalah Ireine R. Korengkeng. Seorang jaksa beragama Nasrani. Jaksa Agung orang NasDem. NasDem pendukung Ahok. Weleeeeh.. Weeeeeleeeeh," tulis akun Herlina di satu grup Facebook

    BacaJaksa Agung: Penahanan Ahok Tidak Mutlak

    "Seharusnya bijak dalam menyelesaikan masalah penistaan agama di negeri ini. Kalau jaksa dan yang bermasalah sama-sama Nasrani, saya khawatir akan menimbulkan kecurigaan dan kekecewaan mendalam di kalangan umat Islam," kata akun Zainul Walid. 

    AHMAD FAIZ 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.