Tersangka Makar, Sri Bintang Tak Bisa Lepaskan Aktivitas Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aliansi Seluruh Rakyat Untuk Indonesia Baru yang di wakili Sri Bintang Pamungkas berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (18/11). Sri Bintang megatakan agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat. Tempo/Tony Hartawan

    Aliansi Seluruh Rakyat Untuk Indonesia Baru yang di wakili Sri Bintang Pamungkas berunjuk rasa di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Rabu (18/11). Sri Bintang megatakan agar pemerintah lebih memperhatikan kesejahteraan rakyat. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Sri Bintang Pamungkas tetap menjalani aktivitasnya sebagai dosen meski sedang ditahan Kepolisian Daerah Metro Jaya sejak 2 Desember 2016 terkait dengan dugaan makar. "Bapak tetap berkegiatan seperti biasa di tahanan, salah satunya membuat soal untuk mahasiswanya. Saya bawa buku dan terima soal tersebut tadi," kata Ernalia, istrinya, di Markas Polda Metro Jaya, Senin, 5 Desember 2016.

    Ernalia menuturkan suaminya meminta dia lebih banyak membawa buku-buku dibanding membawa makanan. "Saya bawa banyak buku, ada buku bahasa Inggris dan Ekonomi. Kan mau buat soal untuk mahasiswa melalui saya," katanya. Ketika ditanya soal kondisi Sri Bintang Pamungkas di dalam tahanan, Erna menjelaskan, kondisi suaminya baik-baik saja.

    Baca: Eksklusif: Ini Bukti Sri Bintang Pamungkas Cs Diduga Makar

    Namun Ernalia tetap menyayangkan keputusan penyidik Kepolisian yang hanya menahan Sri Bintang, sementara tujuh tersangka lain dengan sangkaan yang sama telah dibebaskan. "Sehat alhamdulilah, baik, sudah ketemu. Namun, saya sebagai istri, rasanya tidak adil kalau tujuh dilepaskan dengan tuduhan yang sama, tapi Pak Bintang masih ditahan," ujarnya.

    Sebelumnya, polisi menangkap 11 orang pada Jumat, 2 Desember 2016, sebelum aksi super damai berlangsung di Lapangan Monas. Delapan dari sebelas orang tersebut ditetapkan polisi sebagai tersangka dugaan perencanaan makar, dan Sri Bintang termasuk di dalamnya. Dua lainnya ditetapkan sebagai ersangka dengan dugaan hate speech dan melanggar Undang-Undang ITE.

    Baca: Terungkap, Alasan Polisi Cokok Terduga Makar pada Jumat Subuh

    Adapun musikus Ahmad Dhani ditetapkan sebagai tersangka kasus penghinaan terhadap penguasa dan melanggar Pasal 207 KUHP. Dalam dugaan makar, kepolisian hanya menahan tiga orang, yakni Sri Bintang terkait dengan makar serta kakak beradik, Rizal dan Jamran, terkait dengan UU ITE. Ernalia menjelaskan, penahanan Sri Bintang Pamungkas didasari pada laporan pengacara bernama Ridwan Hanafi ke Polda Metro Jaya.

    INGE KLARA

    Simak Pula
    Habib Novel FPI Gugat Ahok Rp 204 Juta, Ini Alasannya
    Presiden Jokowi Pakai Payung & Sendal Jepit Biru, Menyindir?


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.