Kapolri: Sudah Disusun Skenario Pengamanan Sidang Ahok  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Tito Karnavian bersama Ketua MUI Ma'aruf Amin, Ketua FPI Rieziq Shihab, serta sejumlah tokoh Islam lainnya berjabat tangan usai memberi keterangan pers di Kantor MUI, Proklamasi, Jakarta, 28 November 2016. Dalam keterangan pers itu, disebutkan aksi pada tanggal 2 Desember (212) hanya akan difokuskan di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan tidak diperbolehkan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Thamrin. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Kapolri Tito Karnavian bersama Ketua MUI Ma'aruf Amin, Ketua FPI Rieziq Shihab, serta sejumlah tokoh Islam lainnya berjabat tangan usai memberi keterangan pers di Kantor MUI, Proklamasi, Jakarta, 28 November 2016. Dalam keterangan pers itu, disebutkan aksi pada tanggal 2 Desember (212) hanya akan difokuskan di kawasan Monumen Nasional (Monas) dan tidak diperbolehkan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman dan Thamrin. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian mengatakan sudah menyusun skenario pengamanan persidangan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama.

    Menurut Tito, persidangan itu akan menjadi daya tarik berkumpulnya massa. "Kepolisian sudah menyusun langkah untuk mengamankan sidang karena berpotensi menjadi magnet berkumpulnya massa," katanya saat rapat kerja bersama Komisi Hukum DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 5 Desember 2016.

    Tito menjelaskan, berkas perkara sudah selesai di tingkat kepolisian pada Rabu pekan lalu. Berkas tersebut sudah diserahkan ke Kejaksaan Agung dan sudah diserahkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara. "Jadi, tinggal menunggu jadwal dan tempat sidang," ujarnya.

    Diberitakan Koran Tempo edisi Senin, 5 Desember 2016, kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki, Gubernur DKI Jakarta non-aktif, akan disidangkan pada Kamis, 8 Desember 2016.

    Sebanyak 13 jaksa sudah mempersiapkan dakwaan bagi Basuki yang lebih dikenal dengan sapaan Ahok itu. Para jaksa itu terdiri atas delapan jaksa dari Kejaksaan Agung dan lima jaksa dari Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

    Kejaksaan Agung melimpahkan berkas dakwaan pada Kamis, 1 Desember 2016. Jaksa penuntut merampungkan berkas dakwaan setelah penyidik Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia menyerahkan tersangka berikut 51 barang bukti terkait dengan dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok di Kepulauan Seribu.

    ARKHELAUS W.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kakak Adik Marc dan Alex Marquez di Tim Honda, Tandem atau Rival?

    Honda resmi menunjuk Alex Marquez menjadi tandem Marc Marquez. Adik dan Kakak itu akan bertandem dalam satu tim. Atau akan bersaing?