Pesawat Polri Jatuh, Kursi dan Tas Ditemukan di Laut Lingga

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Polri dengan tipe M-28 Sky Truck jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu, 3 November 2016. Pesawat ini dikabarkan membawa 15 kru yang terdiri dari lima orang kru dan sepuluh orang penumpang. Istimewa

    Pesawat Polri dengan tipe M-28 Sky Truck jatuh di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu, 3 November 2016. Pesawat ini dikabarkan membawa 15 kru yang terdiri dari lima orang kru dan sepuluh orang penumpang. Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Pesawat Kepolisian Negara Republik Indonesia dengan tipe M-28 Sky Truck hilang kontak di perairan Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Sabtu, 3 Desember 2016. Dari informasi yang dihimpun, pesawat itu jatuh di sekitar wilayah di antara Pulau Mensanak dan Pulau Sebangka atau Pulau Gentar, di perairan Lingga.

    Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Rikwanto, beberapa barang ditemukan di sekitar perairan itu. "Kabarnya ditemukan kursi-kursi juga tas-tas penumpang," kata Rikwanto saat dihubungi.

    Baca: Bawa 15 Penumpang, Pesawat Polri Jatuh di Kepulauan Riau

    Menurut Rikwanto, di dalam tas ditemukan surat perintah yang dikeluarkan pada 30 November 2016, di Pondok Cabe. Selain itu, ditemukan pula dokumen yang bertuliskan Sky Truck N-28 nomor registrasi P4201. Namun seluruh penumpang belum ditemukan.

    Pesawat itu berangkat dari Pangkalpinang, Bangka Belitung, pukul 09.24 WIB, menuju ke arah Batam, Kepulauan Riau. Pesawat itu berisi 15 penumpang. Lima kru pesawat dan sepuluh orang adalah penumpang yang merupakan anggota Polri.

    Rikwanto menjelaskan, mereka akan berganti tugas dengan petugas bantuan kendali operasi (BKO) di Direktorat Polisi Udara Kepolisian Daerah Kepulauan Riau. "Penerbangan dari Pangkalpinang menuju Batam adalah dalam rangka giat rutin change crew," kata Rikwanto.

    Pesawat diketahui hilang kontak pukul 10.15 WIB di wilayah Perairan Lingga. Koordinasi telah dilakukan dengan sejumlah lembaga terkait, seperti Badan SAR Nasional, juga polres di Kepulauan Riau.

    EGI ADYATAMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.